alexametrics

Kesetaraan Gender

Tentara AL India Sambut Pilot Perempuan Pertama

loading...
Tentara AL India Sambut Pilot Perempuan Pertama
Tentara AL India Sambut Pilot Perempuan Pertama. (CNN).
A+ A-
NEW DELHI - Tentara Angkatan Laut (AL) India telah menyambut pilot perempuan pertama Letnan Muda Shivangi. Perempuan berusia 24 tahun itu telah diangkat kemarin, dan akan segera ditugaskan dalam operasi patroli wilayah maritim India. Dia sadar pengangkatan ini memiliki tanggung jawab yang besar.

“Bagi saya, ini merupakan tanggung jawab yang besar, juga pencapaian yang besar. Saya harus dapat memberikan yang terbaik,” ujar Shivangi, dilansir CNN. Shivangi menjalani pelatihan dasar di Akademi Angkatan Laut India pada 2018 dan melakukan praktik penerbangan bersama skuadron INAS 550 di Kerala.

Tentara AL India biasanya hanya mengizinkan perempuan mengabdi sebagai petugas medis. Shivangi patut bangga mengingat dia menjadi perempuan pertama yang mengubah tradisi itu, dan diangkat sebagai pilot tentara AL. Dia menginspirasi perempuan lainnya untuk selalu mengejar impian sesuai minat.



Shivangi akan bertugas menerbangkan pesawat Dornier yang digunakan untuk mengangkut tentara AL Korps Pengintai. Namun, dia akan lepas landas dan mendarat di pesisir, bukan dari kapal induk. Menurut Shivangi, Dornier juga sering digunakan untuk misi penyelamatan, evakuasi, dan pengiriman korban bencana.

“Jadi, saya akan menjadi bagian dari seluruh misi itu,” kata Shivangi. Petugas Hubungan Kemasyarakatan Tentara AL India Komandan Sridhar Warrier menambahkan, Dornier merupakan kelas pesawat yang akan terbang dalam jarak jauh di lepas pantai dan membawa informasi penting kepada armada laut India.

Kementerian Pertahanan India menyatakan tentara AL India membuka 735 lowongan kerja untuk posisi pilot, 644 di antaranya sudah terisi. Tentara AL India telah memiliki lebih dari 200 pesawat untuk mendukung operasi militer di kawasan maritim, termasuk pesawat tempur MIG 29-K dan Boeing P-8I.

Shivangi sendiri berasal dari Muzaffarpur, Bihar, India. Dia mengaku bercita-cita menjadi pilot sejak masih kecil. “Ketika berusia 10 tahun, saya bersama kakek saya menyaksikan kunjungan Menhan yang menggunakan helikopter. Saya terinspirasi dan berharap suatu saat dapat menerbangkannya,” tandas Shivangi.

Shivangi kemudian kuliah di Jurusan Teknik Mekanik, Universitas Teknologi Sikkim Manipal sebelum melanjutkan studinya di Institut Teknologi Malaviya Nasional. Saat itu kampusnya mendapat kunjungan dari tentara AL yang mencoba merekrut tenaga baru. Mereka menerangkan tentang kehidupan tentara AL.

“Saya menjadi semakin termotivasi,” kata Shivangi, yang memutuskan keluar dari tempat kuliah untuk dapat bergabung ke dalam jajaran tentara AL. “Banyak orang yang memberikan dukungan positif. Saya tidak pernah merasa perempuan seorang diri karena skuadron dan guru saya di tentara AL sangat baik,” tambahnya.(Muh Shamil)
(nfl)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak