alexametrics

Iran Masih Dapat Menjual Minyak Meski Dihalangi Sanksi AS

loading...
Iran Masih Dapat Menjual Minyak Meski Dihalangi Sanksi AS
Wakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri berbicara dalam konferensi pers. Foto/REUTERS/Alaa Al-Marjani
A+ A-
TEHERAN - Wakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri menyatakan negaranya masih menjual minyak meski dihalangi oleh sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap ekspor Teheran. Dia menegaskan, tekanan maksimal AS terhadap Teheran telah gagal.

"Meski tekanan AS dan sanksi yang diterapkan pada ekspor minyak kami, kami masih terus menjual minyak kami dengan menggunakan cara-cara lain, bahkan saat negara-negara sahabat berhenti membeli minyak mentah kami karena khawatir dengan pinalti AS," ungkap Jahangiri, dilansir Reuters.

Hubungan antara dua musuh lama itu mencapai level terburuk tahun lalu setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari pakta nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia. Sesuai pakta itu, Iran mencapat kelonggaran sanksi dengan membatasi program nuklirnya.



AS kembali menerapkan sanksi untuk menghentikan seluruh ekspor minyak Iran. Washington berupaya memaksa Teheran ke meja negosiasi dengan kesepakatan yang lebih luas.

Teheran menolak desakan untuk perundingan baru kecuali AS kembali ke kesepakatan nuklir dan mencabut semua sanksinya.

"Mereka telah gagal membuat ekspor minyak kami mencapai nol seperti rencana mereka," papar Jahangiri.
(sfn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak