alexametrics

Pemburu UFO Sebut Rusia-AS Tutupi Keberadaan Alien

loading...
Pemburu UFO Sebut Rusia-AS Tutupi Keberadaan Alien
Foto yang diklaim Scott C. Waring sebagai penampakan UFO. FOTO/Sputnik
A+ A-
WASHINGTON - Scott C. Waring, seorang pemburu UFO dan ahli dalam teori konspirasi mengaku telah menemukan fakta bahwa Badan Antariksa Rusia dan NASA telah menutupi keberadaan alien. Dia menyebut, UFO kerap mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Waring, yang sebelumnya mengaku melihat "sarkofagus" di Mars dan menemukan "Atlantis Asia" yang tenggelam di lepas pantai Jepang, baru-baru ini menyampaikan pernyataan kontroversial. Di mana dia mengklaim bahwa kosmonot Rusia di atas ISS mengakui keberadaan UFO di sekitar stasiun.

Merinci temuannya di blog ET Database, seperti dilansir Sputnik, Waring mempresentasikan sebuah fragmen dari siaran langsung NASA dari ISS. Waring mengklaim potongan video menampilkan UFO yang tidak tertutup dan kemudian menarik perhatian penonton ke rekaman audio tentang apa yang tampaknya merupakan percakapan antara kosmonot Rusia di ISS dan ruang kendali NASA.



"Ketika astronot Rusia di ISS berkata bahwa ada sebuah pesawat, kontrol darat NASA memotong saluran komunikasi, sebelum dia bisa menyelesaikan apa yang dia katakan. Mereka sudah melihatnya dari rekaman kamera di ISS," ucapnya.

"Dia bereaksi cepat, sebelum dia bisa terlalu banyak membicarakannya. Tapi, dia sudah mengatakan hal terpenting yang dia bisa yakni ada sebuah kapal," sambungnya.

Waring juga menunjukkan bahwa video itu tampaknya menjadi "kabur" ketika apa yang ia sebut sebagai UFO muncul. Dia berpendapat bahwa pesawat ruang angkasa luar angkasa diketahui menyebabkan gangguan listrik.

"Jadi, ini bukti 100% bahwa NASA dan Rusia tahu bahwa alien sering mengunjungi stasiun ruang angkasa," katanya. Waring juga sebelumnya telah membuat sejumlah klaim terkait dengan berbagai benda aneh yang diduga ditemukan dalam foto-foto NASA, seperti teknologi alien di asteroid Bennu atau pangkalan alien di permukaan Bulan.

Tetapi, NASA mengaitkan setidaknya satu penemuan Waring tentang efek pareidolia, sebuah fenomena psikologis di mana orang melihat bentuk yang dapat dikenali di awan, formasi batuan, atau benda atau data yang tidak terkait.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak