Seluruh Wilayah Israel Utara Jadi Target Serangan Rudal Hizbullah
Sabtu, 28 September 2024 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, rentetan lima roket diluncurkan dari Lebanon ke Lembah Jezreel beberapa saat yang lalu, yang memicu sirene di beberapa kota di daerah tersebut.
Ada juga laporan ledakan yang terdengar di Tel Aviv, menurut kantor berita Israel Ynet.
Mengacu pada situasi tegang di wilayah utara sebagai akibat dari operasi Hizbullah, media berbahasa Ibrani mengatakan seluruh garis depan utara diserang rudal Lebanon. Mereka mengatakan dan pejabat Haifa sangat marah dengan perdana menteri Benjamin Netanyahu dan kabinetnya atas kebijakan mereka yang suka berperang.
Pada hari Jumat, pesawat tempur Israel menyerang sedikitnya enam bangunan perumahan di lingkungan Haret Hreik di pinggiran selatan Dahiyeh yang padat penduduk di Beirut, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai sekitar 80 lainnya.
Serangan itu terjadi sebagai bagian dari eskalasi rezim terhadap Lebanon yang telah menargetkan negara itu sejak 7 Oktober, ketika Tel Aviv melancarkan perang genosida di Jalur Gaza.
Melansir Press TV, eskalasi telah berubah menjadi lebih mematikan sejak hari Senin, merenggut nyawa lebih dari 700 orang di seluruh negeri.
Hizbullah telah menanggapi agresi itu dengan berbagai operasi pembalasan yang menargetkan wilayah Palestina yang diduduki.
Ada juga laporan ledakan yang terdengar di Tel Aviv, menurut kantor berita Israel Ynet.
Mengacu pada situasi tegang di wilayah utara sebagai akibat dari operasi Hizbullah, media berbahasa Ibrani mengatakan seluruh garis depan utara diserang rudal Lebanon. Mereka mengatakan dan pejabat Haifa sangat marah dengan perdana menteri Benjamin Netanyahu dan kabinetnya atas kebijakan mereka yang suka berperang.
Pada hari Jumat, pesawat tempur Israel menyerang sedikitnya enam bangunan perumahan di lingkungan Haret Hreik di pinggiran selatan Dahiyeh yang padat penduduk di Beirut, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai sekitar 80 lainnya.
Serangan itu terjadi sebagai bagian dari eskalasi rezim terhadap Lebanon yang telah menargetkan negara itu sejak 7 Oktober, ketika Tel Aviv melancarkan perang genosida di Jalur Gaza.
Melansir Press TV, eskalasi telah berubah menjadi lebih mematikan sejak hari Senin, merenggut nyawa lebih dari 700 orang di seluruh negeri.
Hizbullah telah menanggapi agresi itu dengan berbagai operasi pembalasan yang menargetkan wilayah Palestina yang diduduki.
(ahm)
Lihat Juga :