alexametrics

Perkuat Pertahanan, UEA Tingkatkan Produksi Senjata Dalam Negeri

loading...
Perkuat Pertahanan, UEA Tingkatkan Produksi Senjata Dalam Negeri
Model rudal kendali buatan EDGE ditunjukkan saat Dubai Air Show, UEA, 21 November. Foto/REUTERS/Christopher Pike
A+ A-
DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) mendorong pengembangan persenjataan militer canggih agar dapat menjaga kemampuan pertahanan dan tak tergantung impor.

Kekhawatiran atas ancaman serangan dari Iran dan tindakan beberapa aliansi membatasi penjualan senjata, UEA menyusun ulang industri militernya yang sudah dianggap sebagai yang paling canggih di kawasan.

Perusahaan-perusahaan pertahanan negara bersatu membentuk EDGE, konglomerat bernilai USD5 miliar untuk mengembangkan persenjataan canggih bagi militer UEA.



Ambisi ini ditunjukkan saat Duai Airshow pekan ini saat militer memberikan kontrak senilai USD1 miliar pada EDGE untuk produksi rudal kendali.

"Seperti banyak negara, untuk kemampuan penting spesifik Anda ingin memiliki kedaulatan," papar Chief Executive EDGE Faisal al-Bannai pada Reuters.

Industri pertahanan UEA telah berkembang dua dekade dengan membentuk sejumlah perusahaan patungan dan program transfer teknologi.

Sebagian besar industri pertahanan itu sekarang dilakukan EDGE yang membuat drone, amunisi kecil dan menyediakan perawatan.

Meski dekat dengan Barat, negara kaya minyak itu sulit mengakuisisi persenjataan canggih. Amerika Serikat (AS) tak akan menjual drone bersenjata pada UEA sesuai kebijakan ekspor untuk membatasi penggunaannya.

Baru-baru ini, beberapa negara Eropa menghalangi penjualan ke UEA karena terlibat dalam perang Yaman.

Meski demikian, UEA mempertahankan hubungan dekat dan terus memberi senjata dari China dan Rusia.
(sfn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak