alexametrics

Trump Desak Kamboja Segera Kembali ke Jalur Demokrasi

loading...
Trump Desak Kamboja Segera Kembali ke Jalur Demokrasi
Presiden AS Donald Trump mengunjungi pabrik Apple di Austin, Texas, AS, 20 November. Foto/REUTERS/Tom Brenner
A+ A-
PHNOM PENH - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen agar segera membawa negara itu kembali ke jalur demokrasi.Desakan itu diungkapkan Trump dalam surat yang dia tulis untuk Hun Sen. Trump berupaya memperbaiki hubungan dengan Kamboja yang merupakan salah satu aliansi terdekat China di kawasan Asia Tenggara. Hun Sen yang telah memimpin Kamboja selama lebih dari 34 tahun itu mendapat tekanan barat untuk memperbaiki catatan hak asasi manusia (HAM).
Uni Eropa (UE) mengancam mencabut benefit perdagangan penting yang selama ini diberikan pada Kamboja jika tak memperbaiki catatan HAM. Hubungan Kamboja dan AS juga memburuk setelah Kamboja menuduh AS merencanakan upaya melawan Hun Sen.

"Penting bagi masa depan hubungan bilateral kita bahwa Anda menempatkan Kamboja kembali ke jalur pemerintahan demokratis," tulis Trump dalam surat bertanggal 1 November yang dilihat Reuters pada Jumat (22/11).

Berbagai kritik menganggap Kamboja sebagai negara satu partai sejak Mahkamah Agung (MA) membubarkan oposisi Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) pada 2017. Pembubaran CNRP membuat partai berkuasa memenangkan semua kursi di parlemen pada pemilu tahun lalu.



Hun Sen menuduh AS mendukung CNRP dan merancang "revolusi warna" untuk menggulingkan pemerintahannya, seperti yang terjadi di negara-negara Eropa timur.

Dalam suratnya, Trump menyatakan memburuknya hubungan bilateral itu jelek bagi dua negara. "Saya ingin menggunakan peluang ini untuk menekankan pada anda bahwa AS menghormati kedaulatan keinginan rakyat Kamboja dan kami tidak menginginkan perubahan rezim," ujar Trump.
(sfn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak