alexametrics

Menolak Tua di Kursi Presiden

loading...
Menolak Tua di Kursi Presiden
Bagi para pemimpin ini faktor usia ternyata tidak menjadi halangan untuk menjalankan roda kekuasaan sebuah negara. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A+ A-
Tua-tua keladi. Makin tua makin jadi. Peribahasa ini mungkin cocok menggambarkan kiprah para presiden berusia tua di bawah ini. Bagi para pemimpin ini faktor usia ternyata tidak menjadi halangan untuk menjalankan roda kekuasaan sebuah negara. Berikut 8 sosok presiden berusia lanjut di berbagai negara.

1. Hastings Banda (Malawi)
Menolak Tua di Kursi Presiden
Umur tertua saat menjabat : 96 tahun atau 98 tahunMasa jabatan : 6 Juli 1966 - 24 Mei 1994 (27 tahun, 10 bulan, 18 hari)
Partai Politik : Partai Kongres Malawi
Hastings Kamuzu Banda, presiden pertama Malawi, telah menjabat selama lebih dari 27 tahun. Karena Banda lahir di kota kecil tanpa catatan kelahiran, tidak ada yang tahu pasti kapan Banda lahir.
Banda lahir sekitar musim semi 1896 atau 1898. Ini berarti Banda berusia 98 atau 96 tahun saat pensiun dan menjadikannya presiden tertua di dunia dalam beberapa tahun.

2. Robert Mugabe (Zimbabwe)



Menolak Tua di Kursi Presiden


Umur tertua saat menjabat : 93 tahun 9 bulan
Masa jabatan : 31 Desember 1987 - 21 November 2017 (29 tahun, 10 bulan, 21 hari)
Partai Politik : Front Persatuan Patriotik Nasional Afrika Zimbabwe
Robert Mugabe tidak hanya salah satu presiden tertua di dunia, ia juga salah satu pemimpin dunia paling lama berkuasa dan paling kontroversial. Seperti banyak pemimpin Afrika, Mugabe memulai dengan niat baik saat terjun ke politik yakni ia ingin merebut kembali tanah airnya dari penjajah Eropa. Ia kemudian menggunakan taktik ekstrem dalam kariernya untuk mempertahankan kekuasaan. Mugabe meninggal pada September 2019 lalu karena sakit.
3. Beji Caid Essebsi (Tunisia)
Menolak Tua di Kursi Presiden
Umur tertua saat menjabat : 92 tahun, 5 bulan, 30 hari (per 2019)Masa jabatan : Desember 31, 2014 – Mei 2019 (4 tahun, 4 bulan, 29 hari)
Partai Politik : Nidaa Tounes

Beji Caid Essebsi telah menjabat sebagai Presiden Tunisia sejak akhir 2014 dan saat ini berada di tahun keempat masa jabatannya. Essebsi memenangkan pemilihan presiden pertama setelah Revolusi Tunisia dan merupakan presiden pertama yang dipilih secara bebas dan langsung di negara itu.

Essebsi pertama kali terjun ke dunia politik pada 1941. Sebelum menjadi presiden, Essebsi berkarier di pemerintah, termasuk Menteri-Delegasi untuk Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, Duta Besar di Paris, dan Menteri Luar Negeri. Dalam pemilihan 2014, Essebsi memenangkan 55,68% suara. Sayang pada Juli 2019 lalu Essebsi meninggal dunia

4. Shimon Peres (Israel)

Menolak Tua di Kursi Presiden


Umur tertua saat menjabat : 90 tahun, 11 bulan, 22 hari
Masa jabatan : 15 Juli 2007 - 24 Juli 2014 (7 tahun, 9 hari)
Partai Politik : Partai Buruh diikuti oleh Kadima
Shimon Peres adalah presiden Israel ke-9 yang memimpin dari 2007-2014. Sebelum menjadi Presiden Israel, ia menjabat sebagai Perdana Menteri dua periode dan tiga masa sebagai Menteri Luar Negeri Israel. Pada saat pensiun, Peres adalah kepala negara tertua di dunia pada usia 90 tahun.

Peres lahir di desa Vishneva di Rusia Putih (sekarang Wiszniew, Polandia) dari orang tua Yahudi yang mendukung gerakan Zionis. Pada 1934, Peres dan keluarganya pindah ke Palestina yang dikuasai Inggris. Peres menjadi aktif secara politik dan memiliki banyak peran dalam pemerintahan Israel setelah memperoleh kemerdekaannya pada 1948.

5. Joaquin Balaguer (Republik Dominika)
Menolak Tua di Kursi Presiden
Umur tertua saat menjabat : 89 tahun, 11 bulan, 15 hariMasa jabatan : 16 Agustus 1986 - 16 Agustus 1996; 1960 - 1962; dan 1966 - 1978 (total 24 tahun)
Partai Politik : Partai Reformis Sosial Kristen
Joaquin Balaguer menjabat sebagai Presiden Republik Dominika tiga kali terpisah dengan total menjabat selama 24 tahun. Setelah mempelajari hukum, Balaguer memasuki dunia politik pada 1930-an di bawah Rezim Trujillo. Balaguer bertugas di berbagai posisi, termasuk Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Hubungan Luar Negeri, dan Sekretaris Pendidikan.

Balaguer sempat menjabat sebagai presiden pada 1960 - 1962, setelah pengunduran diri Hector Trujillo. Ia memenangkan pemilihan presiden 1966 sekembalinya dari pengasingannya di AS. Balaguer kalah dalam pemilihan 1978 dan tidak mencalonkan diri lagi sebagai presiden sampai 1986 - ia kemudian menjabat sebagai presiden selama 10 tahun lagi.

6. Giorgio Napolitano (Italia)
Menolak Tua di Kursi Presiden
Umur tertua saat menjabat : 89 tahun, 6 bulan, 16 hariMasa jabatan : 15 Mei 2006 - 14 Januari 2015 (8 tahun, 7 bulan, 30 hari)
Partai Politik : Independen
Giorgio Napolitano adalah presiden ke-11 Republik Italia modern yang didirikan pada 1946. Sejauh ini, Napolitano adalah presiden terlama di Italia. Napolitano memegang jabatan itu selama lebih dari delapan tahun, dari Mei 2006 - Januari 2015.

Pada 1945, Napolitano bergabung dengan Partai Komunis Italia dan tetap menjadi anggota sampai tahun 1990-an. Setelah bertugas di berbagai peran parlementer, Napolitano memenangkan pemilihan presiden Italia pada 2006.

7. Paul Biya (Kamerun)

Menolak Tua di Kursi Presiden


Umur tertua saat menjabat : 86 tahun, 3 bulan, 15 hari (per 2019)
Masa jabatan : 6 November 1982 - saat ini (saat ini 36 tahun, 6 bulan, 23 hari)
Partai Politik : Gerakan Demokrasi Rakyat Kamerun (RDPC)

Paul Biya mungkin bukan presiden tertua, tetapi ia adalah pemimpin non-kerajaan paling lama yang sedang berkuasa di dunia. Biya hanyalah Presiden Kamerun kedua dan telah menjabat di posisi itu sejak 1982, dengan total 36,5 tahun saat ini.

Dengan kata lain Biya telah memimpin selama hampir empat dekade. Selama beberapa dekade pertama kepresidenan Biya, Kamerun menjalankan sistem satu partai. Pada 2018, Biya sekali lagi memenangkan pemilihan presiden dan menjabat selama 7 tahun.

8. Karolos Papoulias (Yunani)
Menolak Tua di Kursi Presiden
Umur tertua saat menjabat : 85 tahun, 9 bulan, 9 hariMasa jabatan : 12 Maret 2005 - 13 Maret 2015 (10 tahun, 1 hari)
Partai Politik : Gerakan Sosialis PanhellenicKarolos Papoulias adalah Presiden Yunani selama 10 tahun, dari 2005 - 2015. Ketika Papoulias pensiun, ia berusia lebih dari 85 tahun dan merupakan salah satu presiden Eropa tertua yang pernah menjabat.

Sebelum menjadi Presiden Yunani, Papoulias adalah Menteri Luar Negeri negara itu dari 1985 hingga 1989 dan 1993 hingga 1996. Papoulias pertama kali terpilih menjadi anggota Parlemen Yunani pada 1977 dan secara terus menerus terpilih di distrik asalnya di Ioannina hingga pemilihan 2004. Pada tahun 2005, Papoulias terpilih sebagai Presiden Yunani.

Sumber: www.oldest.org
(poe)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak