alexametrics

Zarif: Dukungan AS Terhadap Warga Iran Adalah Sebuah Kebohongan

loading...
Zarif: Dukungan AS Terhadap Warga Iran Adalah Sebuah Kebohongan
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyebut pernyataan dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap masyarakat Iran adalah sebuah kebohongan semata. Foto/Reuters
A+ A-
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyebut pernyataan dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap masyarakat Iran adalah sebuah kebohongan semata. Ini adalah respon lanjutan atas pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

Zarif mengatakan, Washington harus, sebelum apa pun, bertanggung jawab atas mengobarkan terorisme ekonomi dan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam berurusan dengan Iran.

"Sebuah rezim yang menghalangi pengiriman makanan dan obat-obatan kepada orang-orang Iran, termasuk orang tua dan pasien, melalui taktik terorisme ekonomi tidak pernah bisa mengklaim dukungan untuk rakyat Iran dengan cara yang memalukan," ucap Zarif, seperti dilansir Tass pada Kamis (21/11/2019).



Pekan lalu, Pompeo menyatakan bahwa Washington mendukung para demonstran Iran. Aksi demonstrasi pecah di Iran pada akhir pekan lalu menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Seperti yang saya katakan kepada orang-orang Iran hampir satu setengah tahun yang lalu, Amerika bersama Anda," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut AS bukan mendukung warga Iran, melainkan para anarkis. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, mengatakan bahwa masyarkat Iran tidak akan termakan oleh apa yang dia sebut dengan pernyataan tidak tulus Pompeo.

"Orang-orang yang bermartabat di Iran sangat menyadari bahwa pernyataan munafik seperti itu tidak mengandung simpati yang jujur. Tindakan kekerasan dari sekelompok anarkis dan penyabot yang didukung oleh orang-orang seperti dia (Pompeo) sama sekali tidak sejalan dengan perilaku dan perilaku mayoritas orang Iran yang berpengertian dan berwawasan luas," ucap Mousavi.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak