alexametrics

RI Sumbang Kendaraan Medis bagi Kamp Pengungsi Palestina

loading...
RI Sumbang Kendaraan Medis bagi Kamp Pengungsi Palestina
Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina Andy Rachmianto menyerahkan sebuah kendaraan medis ke kamp pengungsi Palestina di Talbiyah, di pinggiran Amman. Foto/Kemlu RI
A+ A-
AMMAN - Duta Besar Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Andy Rachmianto menyerahkan sebuah kendaraan medis ke kamp pengungsi Palestina di Talbiyah di pinggir kota Amman. Kamp ini menampung sekitar 25 ribu pengungsi Palestina.

Sebuah unit Medical Transportation Unit yang diserahkan tersebut merupakan inisiatif dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) dan Medical Aids for Palestine (MAP) untuk mengumpulkan dana dari sejumlah industri farmasi dan makanan di Indonesia.

Dana yang terkumpul kemudian disumbangkan dalam bentuk sebuah kendaraan medis bagi kamp pengungsi di Talbiyah. Selain itu juga akan diserahkan bahan-bahan pokok, perlengkapan musim dingin serta peralatan kesehatan untuk kamp-kamp pengungsi Palestina lainnya.



Andy menyampaikan, penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari diplomasi kemanusiaan sebagai salah satu program prioritas KBRI Amman untuk membantu pengungsi di Yordania, baik pengungsi Palestina maupun Suriah.

“Indonesia senantiasa memberikan perhatian dan dukungan terhadap rakyat Palestina, termasuk yang berada di kamp pengungsian," ucap Andy, seperti dikutip Sindonews dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Rabu (20/11/20190).

Selama dua tahun terakhir, KBRI Amman telah melakukan berbagai kegiatan pengumpulan dan penyaluran bantuan kemanusiaan di Yordania dan Palestina, khususnya kepada para pengungsi Palestina.

Misi kemanusiaan KBRI Amman dijalankan melalui kerjasama dengan berbagai kalangan non-pemerintah, termasuk pengusaha, LSM, filantrofis, kampus dan selebritas. “Ini juga merupakan bagian dari “diplomasi tangan di atas" yang menjadi prioritas dari Pemerintah untuk membantu pihak-pihak yang membutuhkan," tukas Andy.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak