alexametrics

AS dan Korsel Kembali Bahas Dana Penempatan Tentara AS

loading...
AS dan Korsel Kembali Bahas Dana Penempatan Tentara AS
Menhan AS Mark Esper dan Menhan Korsel Jeong Kyeong-doo bertemu di Seoul, 15 November. Foto/REUTERS
A+ A-
SEOUL - Para pejabat Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) kembali berunding untuk membahas dana USD4 miliar yang perlu dibayar Seoul untuk membiayai penempatan militer AS. Bersamaan dengan itu, publik memprotes permintaan AS itu sebagai "perampokan di jalan raya."

Presiden AS Donald Trump meminta Seoul membayar lebih banyak untuk biaya penempatan 28.500 tentara AS sebagai penangkal ancaman Korea Utara (Korut). Permintaan Trump itu menguji keyakinan Korsel pada aliansi keamanan dengan AS.

Laporan bahwa Trump meminta USD5 miliar pada awal bulan ini membuat warga Korsel terkejut. Beberapa kelompok berunjuk rasa di lokasi negosiasi para pejabat AS dan Korsel. Pengunjuk rasa menganggap permintaan itu sebagai "perampokan di jalan raya" oleh "AS yang serakah".



Tim negosiator Korsel dipimpin mantan regulator keuangan Jeong Eun-bo dengan pengalaman dalam perundingan di era krisis Korsel.

Kepala negosiator AS James DeHart menyatakan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan tapi dia optimistis saat tiba di Korsel pada Minggu (17/11).

"Saya sangat yakin bahwa kita akan mencapai kesepakatan yang dapat diterima kedua pihak dan itu akan memperkuat aliansi hebat kita," kata DeHart, dilansir Reuters.

Pertemuan ini menandai perundingan putaran ketiga bagi dia dan kedua bagi Jeong Eun-bo yang ditunjuk setelah pertemuan putaran pertama pada September.
(sfn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak