alexametrics

Deretan Lampu Misterius di Langit Malam Kejutkan Warga Hawaii

loading...
Deretan Lampu Misterius di Langit Malam Kejutkan Warga Hawaii
Deretan lampu misterius menerangi langit malam Hawaii selama dua malam berturut-turut. Foto/Istimewa
A+ A-
HAWAII - Selama dua malam berturut-turut, langit di atas Hawaii diterangi oleh serangkaian benda misterius yang berkilauan dalam kegelapan. Meskipun media lokal menghubungi pihak Administrasi Penerbangan Federal (FAA), belum ada penjelasan resmi.

Penduduk setempat melaporkan secara massal bahwa lampu misterius yang disebut hampir sempurna itu kembali ke langit malam setelah mereka pertama kali muncul pada malam sebelumnya. Demikian laporan media lokal Hawaii News Now.

“Aku melompat-lompat, ketakutan seperti,'Apa itu? Apa itu?' Itu sangat aneh. Saya tidak bisa memahaminya," Kala Holiday mengatakan kepada media itu, sementara pemirsa lain berbicara tentang 20 hingga 25 lampu yang menyerupai tembakan lilin Romawi di langit, seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (15/11/2019).



Namun, rangkaian lampu yang menjentik tetap menjadi teka-teki bagi para saksi, memicu spekulasi tentang asal-usul mereka. Sementara Dinas Cuaca Nasional mengatakan bahwa mereka tidak melihat sesuatu yang mencurigakan, pihak FAA belum bisa menjelaskan masalah ini.

Meskipun tampaknya tidak ada pernyataan resmi, perusahaan teknik Oceanit menyarankan bahwa "pertunjukan" malam itu diproduksi oleh SpaceX's Starlink Mission, yang meluncurkan roket Falcon 9 dan melepaskan sekitar 60 satelit mini untuk membangun Internet broadband berkecepatan tinggi di seluruh dunia.

Satelit-satelit itu dilepaskan dalam garis orbit sebelum akhirnya berpencar. Menurut koordinator pemasaran Oceanit, Hawaii beruntung memiliki kondisi penglihatan yang bagus sehingga memberi penduduk setempat tampilan yang bagus.

“Mereka secara konsisten mengorbit di bumi. Itu hanya tergantung pada lokasi matahari, seberapa cerahnya, di mana bayangan bumi mengikuti, semuanya mempengaruhi visibilitas," terang Koordinator Pemasaran Oceanit Leah Colburn.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak