alexametrics

Turki Tak Akan Tinggalkan Suriah Hingga Negara Lain Keluar

loading...
Turki Tak Akan Tinggalkan Suriah Hingga Negara Lain Keluar
Seorang anak membawa bendera Turki di samping tentara Turki di kota Tal Abyad, Suriah. Foto/REUTERS/Khalil Ashawi
A+ A-
ANKARA - Presiden Tayyip Erdogan menegaskan Turki tak akan tinggalkan Suriah hingga negara-negara lain keluar. Selain itu, Ankara akan terus melanjutkan serangan lintas batas terhadap para pejuang Kurdi hingga semua dari mereka meninggalkan wilayah perbatasan.

Turki meluncurkan serangan militer ketiga ke Suriah timur laut bulan lalu untuk mengusir pejuang Kurdi YPG dari perbatasannya dan menciptakan zona aman untuk menampung 2 juta pengungsi Suriah.

Setelah menguasai wilayah seluas 120 km sepanjang perbatasan, Turki membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) dan Rusia untuk membuat milisi Kurdi keluar dari wilayah itu.



Saat berbicara di penerbangan menuju Turki dari Hungaria, Erdogan menyatakan Turki hanya akan meninggalkan Suriah saat negara-negara lain telah pergi. Serangan turki juga akan berlanjut hingga semua militan meninggalkan wilayah zona aman.

"Kami tak akan membiarkan hingga setiap teroris terakhir meninggalkan wilayah itu," kata Erdogan merujuk pada YPG yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki.

Erdogan menambahkan, "kami tidak akan meninggalkan sini hingga negara-negara lain keluar."

Turki memulai serangan militer setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan 1.000 tentara AS dari Suriah utara bulan lalu. Trump kemudian menyatakan beberapa tentara tetap akan beroperasi di sana.
(sfn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak