alexametrics

Dituding sebagai Aset Rusia oleh Hillary, Ini Kata Tulsi Gabbard

loading...
Dituding sebagai Aset Rusia oleh Hillary, Ini Kata Tulsi Gabbard
Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Tulsi Gabbard angkat bicara mengenai tudingan yang disampaikan oleh Hillary Clinton. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Tulsi Gabbard angkat bicara mengenai tudingan yang disampaikan oleh Hillary Clinton. Hillary secara tersirat menyebut Gabbard sebagai aset Rusia.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitternya, Gabbard mengatakan tudingan itu adalah salah satu cara yang diambil oleh Hillary untuk menghancurkannya. Gabbard menegaskan, apa yang dilakukan Hillary tidak akan menghentikan langkahnya untuk terus maju dalam bursa pemilihan capres AS.

"Jika Anda menentang Hillary dan pialang kekuasaan partai, jika Anda melawan elit kaya dan berkuasa dan mesin perang, mereka akan menghancurkan Anda dan mendiskreditkan pesan Anda," kata Gabbard.



"Tapi, inilah kebenarannya, mereka tidak akan mengintimidasi kita, mereka tidak akan membungkam kita," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (21/10/2019).

Gabbard kemudian mengatakan, dia sudah diincar sejak tahun 2016, atau sejak dia memutuskan untuk mendukung Bernie Sanders alih-alih Hillary. Banyak pihak saat itu, papar Gabbard, menyebut karir politiknya akan hancur karena menolak mendukung Hillary.

"Orang-orang memperingatkan saya pada tahun 2016 bahwa dukungan saya terhadap Bernie Sanders akan menjadi akhir dari karir politik saya. Mereka mengatakan Hillary tidak akan pernah lupa. Dia dan teman-temannya yang kaya dan berkuasa, sekutunya di politik dan media, akan memastikan Anda hancur," tukasnya.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak