alexametrics

Bebaskan Putra El Chapo, Presiden Meksiko: Kami Tidak Ingin Perang

loading...
Bebaskan Putra El Chapo, Presiden Meksiko: Kami Tidak Ingin Perang
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, membela keputusan pihak keamanan yang membebaskan putra gembong narkoba Joaquin El Chapo Guzman. Foto/Istimewa
A+ A-
MEXICO CITY - Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, membela keputusan pasukan keamanan negara itu yang telah membebaskan putra gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman. Lopez Obrador mengatakan mereka telah menyelamatkan nyawa warga Meksiko dengan membebaskan putra El Chapo yang ditangkap di kota Culiacán di barat laut.

Anggota kartel dengan bersenjata mengepung pasukan keamanan di Culiacan, negara bagian Sinaloa, dan membuat mereka membebaskan putra El Chapo, Ovidio Guzman Lopez, setelah penahanannya memicu pertempuran sengit dan pembobolan penjara.

Lopez Obrador mengatakan kepada wartawan di konferensi pers pagi regulernya bahwa pejabat keamanan senior telah membuat keputusan untuk membebaskan putra Guzman dan ia mendukungnya karena itu menyelamatkan nyawa warga Meksiko.

"Penangkapan satu penjahat tidak bisa lebih berharga daripada nyawa orang," kata Lopez Obrador, menyebut tanggapan terhadap operasi itu sangat kejam dan mengatakan banyak nyawa berada dalam risiko.

"Keputusan ini dibuat untuk melindungi warga. Anda tidak bisa melawan api dengan api," tambahnya.

“Kami tidak ingin kematian. Kami tidak ingin perang," tukasnya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (18/10/2019).

Jose Luis Gonzalez Meza, seorang pengacara untuk keluarga tersebut, mengatakan kepada Associated Press bahwa keluarga Guzman mengatakan Ovidio masih hidup dan bebas. Namun ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut tentang apa yang telah terjadi.

Reaksi keras terhadap penangkapan Guzman Lopez adalah sesuatu yang jarang terjadi selama perang narkoba yang panjang di Meksiko, bahkan setelah penangkapan ayahnya yang lebih terkenal.

Kekacauan di Culiacan berlanjut saat malam tiba.

Sekelompok besar tahanan melarikan diri dari penjara kota. Warga meringkuk di pusat-pusat perbelanjaan dan supermarket ketika tembakan meraung. Asap hitam membumbung melintasi langit.

Lopez Obrador, seorang veteran sayap kiri yang menjabat pada bulan Desember, menolak kritik bahwa pemerintah bersikap lemah dengan membebaskan Guzman Lopez. Sebaliknya, ia menduga apa yang terjadi saat ini dilakukan oleh musuh-musuhnya untuk mendiskreditkan dirinya.

Lopez Obrador, seorang kritikus pemerintahan sebelumnya yang kejam, mengatakan strategi sebelumnya telah mengubah Meksiko menjadi "kuburan" dan para pengkritiknya menginginkan dia melanjutkannya.

Tetapi strategi keamanan Lopez Obrador telah gagal mengendalikan pertumpahan darah, dan negara berpenduduk 125 juta orang sekarang melihat rata-rata 100 kasus pembunuhan setiap hari.

Guzman melarikan diri dari penjara di Meksiko dua kali, pada tahun 2001 dan 2015. Di bawah pemerintah sebelumnya pasukan keamanan menangkapnya dua kali di Sinaloa, pada 2014 dan 2016.

Pemerintah sebelumnya mengekstradisi Guzman ke AS pada malam suksesi Donald Trump.

Guzman kemudian dinyatakan bersalah di pengadilan AS pada Februari karena menyelundupkan berton-ton narkoba dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak