alexametrics

Senator AS Sebut Hong Kong 'Negara Polisi', Carrie Lam Murka

loading...
Senator AS Sebut Hong Kong Negara Polisi, Carrie Lam Murka
Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, megecam pernyataan seorang senator Amerika Serikat (AS) yang mengatakan kota itu menjadi negara polisi. Foto/Istimewa
A+ A-
HONG KONG - Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, megecam pernyataan seorang senator Amerika Serikat (AS) yang mengatakan kota itu menjadi "negara polisi."

Sebelumnya Senator AS Josh Hawley mengatakan selama kunjungan akhir pekan ke Hong Kong mengatakan bahwa kota dalam bahaya karena bergerak menuju negara polisi.

"Beberapa politisi asing masih berpikir ini adalah protes damai yang memperjuangkan hak asasi manusia dan kebebasan, atau bahkan mengatakan mereka belum melihat kekerasan," kata Lam pada konferensi pers.



"Ini benar-benar ketidaktahuan akan kebenaran," imbuhnya seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (15/10/2019).

Lam mengatakan anggota parlemen Amerika memiliki sebelumnya telah memiliki pandangan yang terbentuk sebelumnya tentang Hong Kong. Ia pun menggambarkan pernyataan Hawley sebagai negara polisi tidak bertanggung jawab dan tidak berdasar.

Aksi demonstrasi telah mengguncang Hong Kong dalam empat bulan terakhir. Aksi yang semula menolak pemberlakukan rancangan undang-undang ekstradisi itu berubah menjadi gerakan reformasi demokrasi, termasuk hak pilih universal , dan akuntabilitas polisi.

Para pengunjuk rasa menuduh polisi melakukan kebrutalan dan taktik berlebihan, sementara pihak berwenang mengatakan mereka bertindak secara sah dalam upaya untuk mengakhiri kekerasan oleh demonstran - yang telah merusak infrastruktur seperti stasiun kereta bawah tanah dan bisnis yang dianggap pro-Beijing.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak