alexametrics

Soal Operasi Militer di Suriah, Rusia Desak Turki Tahan Diri

loading...
Soal Operasi Militer di Suriah, Rusia Desak Turki Tahan Diri
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Rusia berharap Turki menahan diri untuk melancarkan operasi di Suriah. Foto/Istimewa
A+ A-
MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Rusia berharap Turki menahan diri untuk melancarkan operasi di Suriah. Peskov menyebut, Turki harus menahan diri dari tindakan yang dapat menghambat penyelesaian krisis Suriah.

“Dalam hal ini, penting untuk menahan diri dari tindakan apa pun yang dapat menciptakan hambatan di jalur pemukiman Suriah," kata Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir PressTV pada Rabu (9/10/2019).

"Kami tahu bahwa perspektif tertentu terbuka dan kami memahami bahwa itu akan menjadi jalan yang panjang dan sulit. Dan sekarang Komite Konstitusi Suriah telah dibentuk dan ketika tanggal pertemuannya telah ditentukan, sangat penting untuk menahan diri dari langkah-langkah apa pun yang dapat merusak permukiman Suriah," sambungnya.



Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan mereka menentang operasi militer Turki di Suriah. Teheran menyebut operasi itu tidak akan menyelesaikan masalah keamanan Turki.


"Kami mengikuti berita yang mengkhawatirkan tentang kemungkinan pasukan militer Turki memasuki tanah Suriah dan percaya bahwa terjadinya tindakan seperti itu bukanhanya tidak akan mengakhiri masalah keamanan Turki, tetapi juga akan menyebabkan meluasnya kerusakan materi dan manusia," kata kementerian itu.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak