alexametrics

Perkuat Kerjasama, RI Gelar Forum Bisnis dengan 4 Negara Eropa

loading...
Perkuat Kerjasama, RI Gelar Forum Bisnis dengan 4 Negara Eropa
Plt. Dirjen Amerika dan Eropa Kemlu RI, Teuzu Faizasyah menuturkan forum dengan keempat negara Eropa tengah itu dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama yang ada. Foto/Kemlu RI
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia dilaporkan akan menggelar forum bisnis dengan empat negara Eropa, yakni Republik Ceko, Hungaria, Polandia, dan Slovakia. Forum yang akan digelar pekan itu bertajuk "Indonesia Visegrad Group Business Forum 2019".

Plt. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI, Teuzu Faizasyah menuturkan, forum yang pertama kali digelar antara Indonesia dan keempat negara Eropa tengah itu dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama yang ada.

"Tujuan utama penyelanggaraan acara Indonesia-Visegrad Group Business Forum 2019 ini adalah untuk memaksimalkan kerjasama ekonomi yang telah terjalin antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eropa Tengah, khususnya dengan negara V4, yakni Ceko, Hungaria, Polandia dan Slovakia. Keempat negara ini telah mencatat kinerja ekonomi yang stabil dan tergolong tinggi diantara negara-negara Eropa lainnya," ucap Faizasyah pada Selasa (8/20/2019).



"Peluang jalinan kerjasama yang semakin meningkat antara Indonesia dengan negara-negara Visegrad harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah dan pelaku usaha di Indonesia., Melalui forum bisnis ini, diharapkan pihak yang hadir dapat turut mewajudkan kawasan Visegrad sebagai salah satu hub penting Indonesia untuk kawasan Eropa tengah, timur dan barat," sambungnya.

Oleh karen itu, papar Faizasyah, dia berharap forum ini dapat menghadirkan terobosa-terobosan dan jaringan mitra dagang baru yang saling menguntungkan.

Forum ini sendiri diperkirakan akan dihadiri oleh 100 pengusaha, baik dari Indonesia dan dari keempat negara Eropa tengan tersebut. Mereka yang hadir juga akan turut berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2019.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak