alexametrics

Helikopter India Dihantam Rudal Sendiri Saat Bentrok dengan Pakistan

loading...
Helikopter India Dihantam Rudal Sendiri Saat Bentrok dengan Pakistan
Puing-puing helikopter India yang hancur akibat terkena rudal yang diluncurkan New Delhi untuk menangkal serangan Pakistan. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW DELHI - Kepala Angkatan Udara India mengkonfirmasi bahwa sebuah helikopternya jatuh oleh salah satu rudal milik negara itu sendiri. Insiden itu terjadi saat India terlibat bentrokan bersenjata dengan Pakistan medio Februari lalu di atas langit Kashmir.

Kepala Udara India, Marsekal Rakesh Bhadauria, membuat pengakuan resmi setelah melakukan penyelidikan atas insiden yang menewaskan 6 personel angkatan udara dan satu warga sipil di distrik Budgam di Kashmir.

"Sudah ditetapkan bahwa helikopter itu ditembak oleh rudal kami sendiri. Kami telah mengambil tindakan administratif. Tindakan disipliner diambil terhadap dua petugas," ujarnya.



"Kami mengakui bahwa itu adalah kesalahan besar dan langkah-langkah yang perlu telah diambil sehingga insiden seperti itu tidak terulang," tambahnya seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (5/10/2019).

Helikopter Mi-17 V5 yang naas itu ditembak jatuh ketika New Delhi menangkal serangan udara Pakistan yang terjadi setelah serangan India di sebuah kamp pelatihan teroris di Balakot, Pakistan. Hanya 10 menit setelah melakukan misinya helikopter itu ditarik ke markasnya di Srinagar karena dog fight di daerah itu. Nahas, helikopter itu dikira sebagai pesawat musuh dalam perjalanan kembali dan ditembak jatuh dengan rudal dari permukaan darat ke udara.

Dua perwira senior didisiplinkan karena peran mereka dalam kecelakaan 27 Februari lalu, sementara empat lainnya menghadapi tindakan administratif sebagai akibat dari penyelidikan Pengadilan yang menemukan "celah vital" dalam komunikasi dan pelanggaran prosedur operasi.

Penyelidikan menemukan bahwa sistem identifikasi Teman-atau-Musuh helikopter telah dimatikan, menciptakan kebingungan bagi personel India di darat.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak