alexametrics

AS Kembali Buka Kedubes di Mogadishu

loading...
AS Kembali Buka Kedubes di Mogadishu
Ilustrasi
A+ A-
MOGADISHU - Amerika Serikat (AS) kembali membuka kedutaan besarnya di ibukota Somalia, Mogadishu, Rabu (2/10), setelah sempat tutup selama hampir tiga dekade. Pembukaan kembali kedubes AS di Mogadishu menandai hubungan yang semakin erat antara kedua negara, di tengah berlanjutnya ancaman dari kelompok militan Islam Al Shabaab.

Somalia telah dilanda oleh pelanggaran hukum dan kekerasan yang meluas sejak 1991, ketika otokrat Mohamed Siad Barre digulingkan oleh berbagai panglima perang. AS sendiri menutup kedutaannya pada Januari 1991.

Dalam sebuah pernyataan, kedutaan AS untuk Somalia mengatakan, langkah itu merupakan tonggak penting dalam memperkuat hubungan antara kedua negara dan akan membantu memajukan stabilitas dan pembangunan di Somalia.



"Ini adalah hari yang penting dan bersejarah yang mencerminkan kemajuan Somalia dalam beberapa tahun terakhir," kata Duta Besar AS untuk Somalia, Donald Yamamoto, seperti dikutip dari Reuters.

“Kedutaan akan bertindak untuk meningkatkan kerja sama, memajukan kepentingan strategis nasional AS dan mendukung keamanan, politik, dan pembangunan ekonomi kita secara keseluruhan," lanjut Yamamoto.

Sebelum kembali mengoperasikan kedubes di Mogadishu, sejak tahun lalu AS sudah menempatkan wakil diplomatik permanen di Mogadishu. Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Reuters, AS telah menjadi donor terbesar di Somalia. Pada 2018 Somalia menerima bantuan senilai USD 730 juta dari Washington, kata pejabat itu.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak