Badan Intelijen Rusia Tuding AS Persiapkan Revolusi Warna di Georgia

Senin, 26 Agustus 2024 - 21:30 WIB
loading...
A A A
"Pada 'Tbilisi Maidan' mereka berencana untuk mengungkap 'bukti kecurangan pemilu', menolak untuk mengakui hasil pemilu dan menuntut perubahan kekuasaan. Badan penegak hukum akan terprovokasi untuk menggunakan kekerasan untuk menekan protes. Pada saat yang sama, Amerika sedang menyusun opsi untuk respons politik dan ekonomi yang ‘menghancurkan’ terhadap penggunaan kekuatan yang ‘berlebihan’ oleh pihak berwenang terhadap ‘warga negara yang cinta damai,’” kata SVR dalam sebuah pernyataan.

Hubungan antara Georgia dan Barat, khususnya AS, memburuk setelah Georgia mengesahkan undang-undang ‘agen asing’ yang kontroversial, yang mengharuskan organisasi nirlaba, outlet media, dan individu yang menerima lebih dari 20% pendanaan mereka dari luar negeri untuk mendaftar sebagai entitas yang “mempromosikan kepentingan kekuatan asing.”

Sementara para pendukungnya berpendapat bahwa undang-undang itu akan membantu meningkatkan transparansi media, para pengkritiknya telah mencapnya sebagai ‘hukum Rusia’ karena kemiripannya dengan undang-undang yang disahkan oleh tetangganya pada tahun 2012, meskipun kedua undang-undang tersebut dalam banyak hal meniru Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing AS tahun 1938 (FARA).

Presiden AS Joe Biden mengatakan awal bulan ini bahwa ia “kecewa” dengan undang-undang tersebut, yang ia gambarkan sebagai “tidak demokratis.” Departemen Luar Negeri AS juga telah mengumumkan pembatasan visa bagi individu “yang bertanggung jawab atau terlibat dalam upaya merusak demokrasi di Georgia, serta anggota keluarga mereka.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved