alexametrics

PBB Sambut Baik Tawaran Gencatan Serangan Rudal Houthi

loading...
PBB Sambut Baik Tawaran Gencatan Serangan Rudal Houthi
PBB menyambut baik tawaran gencatan serangan rudal Houthi. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - PBB menyambut baik proposal pemberontak Houthi untuk mengakhiri semua serangan terhadap Arab Saudi sebagai bagian dari inisiatif perdamaian. Sebuah pernyataan PBB mengatakan proposal itu dapat mengirim pesan kuat dari keinginan untuk mengakhiri perang.

Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths menyambut baik proposal penghentian serangan dan seruan untuk solusi politik.

"Utusan khusus PBB menekankan pentingnya memanfaatkan peluang ini dan bergerak maju dengan semua langkah yang diperlukan untuk mengurangi kekerasan, eskalasi militer dan retorika yang tidak membantu," sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari kantornya berbunyi seperti dikutip dari BBC, Minggu (22/9/2019).



Dalam pengumuman yang disiarkan televisi, ketua Dewan Politik Tertinggi Houthi Mahdi al-Mashat mengatakan kelompok itu akan mengakhiri semua serangan terhadap Arab Saudi, asalkan kerajaan di Teluk itu beserta sekutunya melakukan hal yang sama.

"Kami berhak untuk kembali dan merespons jika tidak ada reaksi terhadap inisiatif kami," katanya, dan meminta semua pihak di Yaman untuk bekerja menuju rekonsiliasi nasional yang komprehensif. (Baca juga: Houthi Yaman Ajak Arab Saudi Gencatan Serangan Rudal)

Tawaran itu datang seminggu setelah serangan drone dan rudal menghantam fasilitas minyak Arab Saudi. Houthi telah berulang kali mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas minyak Abqaiq dan ladang minyak Khurais pada 14 September yang memengaruhi pasar di seluruh dunia.

Namun Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi menyalahkan Iran. Teheran membantah terlibat dalam serangan itu.

Perang saudara di Yaman telah menewaskan 10.000 dan mendorong jutaan orang ke tepi kelaparan dan telah menjadi bencana kemanusiaan buatan manusia terburuk di dunia.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak