alexametrics

Arab Saudi Sebut Perang dengan Iran Opsi Terakhir

loading...
Arab Saudi Sebut Perang dengan Iran Opsi Terakhir
Menteri Luar Negeri Arab Saudi untuk urusan luar negeri Adel Jubeir. Foto/Istimewa
A+ A-
RIYADH - Menteri Luar Negeri Arab Saudi untuk urusan luar negeri, Adel Jubeir mengatakan, Riyadh akan melakukan segalanya untuk melindungi negara itu. Hal itu diungkapkan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Teheran atas serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk membela negara kami dan memastikan bahwa tidak ada kerugian yang menimpa negara kami dan rakyat kami. Jadi kami akan melakukan apa pun untuk mencegah negara kami dari kerusakan yang berkelanjutan," kata Jubeir.

Meski begitu, Juberi memberi catatan bahwa perang dengan Iran adalah opsi terakhir.



"Mempersiapkan perang? Perang selalu menjadi pilihan terakhir," imbuhnya seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (22/9/2019).

Menteri itu menambahkan bahwa Iran telah "agresif" selama 40 tahun. Ia kemudian menuduh Teheran mengirim milisi ke Suriah, Irak dan Yaman, serta menghancurkan Libanon melalui Hizbullah.

Pekan lalu, serangan pesawat tak berawak ke fasilitas Aramco memaksa perusahaan minyak nasional Arab Saudi itu untuk menutup fasilitas Abqaiq dan Khurinya. Meskipun tanggung jawab atas serangan itu diklaim oleh Houthi, Arab Saudi dan Amerika Serikat telah menyalahkan Iran, yang dengan tegas dibantah oleh Teheran.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak