alexametrics

Pakistan Akan Membom Nuklir India jika Kalah Perang Konvensional

loading...
Pakistan Akan Membom Nuklir India jika Kalah Perang Konvensional
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. Foto/REUTERS/Caren Firouz
A+ A-
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan memperingatkan konsekuensi jika Pakistan akhirnya kalah dalam perang konvensional terhadap rivalnya, India. Khan mengisyaratkan akan menggunakan senjata nuklir terhadap New Delhi dalam apa yang ia sebut skenario "menyerah atau mati".

Dalam wawancara dengan Al Jazeera yang dikutip Senin (16/9/2019), Khan menafikan bahwa negaranya tidak akan pernah menjadi pihak yang akan menyerang terkait penggunaan senjata nuklir.

“Pakistan tidak akan pernah memulai perang, dan saya jelas; Saya seorang pasifis. Saya antiperang," katanya.



"Ketika dua negara bersenjata nuklir perang konvensional, ada kemungkinan bahwa itu akan berakhir menjadi perang nuklir," lanjut Khan merujuk pada Pakistan dan India yang sama-sama negara bersenjata nuklir.

PM Khan lantas menggambarkan tentang apa yang bisa dilakukan Pakistan jika kalah perang konvensional melawan India.

“Jika mengatakan Pakistan—Tuhan melarang—kita sedang berperang konvensional, kita kalah, dan jika sebuah negara terjebak di antara pilihan; apakah Anda menyerah atau Anda berjuang sampai mati untuk kebebasan Anda—saya tahu rakyat Pakistan akan berjuang mati-matian untuk kebebasan mereka," paparnya.

Jadi ketika sebuah negara bersenjata nuklir berjuang sampai akhir, sampai mati, ia memiliki konsekuensi.

Khan telah berulang kali memperingatkan dalam beberapa pekan terakhir bahwa pertikaian antara India dan Pakistan mengenai Kashmir berisiko menjadi konflik nuklir kecuali kekuatan asing campur tangan, bersama dengan PBB. Ada juga beberapa kebingungan di media tentang strategi nuklir Pakistan.

Awal bulan ini, Khan berjanji untuk tidak menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu untuk melawan India. Juru bicaranya kemudian mengatakan bahwa kata-katanya "diambil di luar konteks". Juru bicara Khan mengatakan tidak ada perubahan dalam kebijakan nuklir Pakistan, di mana negara itu tidak mengesampingkan sebagai pengguna pertama senjata nuklir terhadap kekuatan konvensional yang berlebihan.

India dan Pakistan telah terlibat perang perang konvensional besar tiga kali sejak pertengahan 1940-an. Sebagian besar bentrokan berpusat di sekitar wilayah Kashmir, di mana penembakan lintas batas sering terjadi di sepanjang Line of Control (LoC).
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak