alexametrics

Sekjen PBB Kecam Rencana Netanyahu Caplok Tepi Barat

loading...
Sekjen PBB Kecam Rencana Netanyahu Caplok Tepi Barat
Sekjen PBB mengecam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mencaplok wilayah Tepi Barat. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres, menyatakan keprihatinannya tentang rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mencaplok bagian-bagian dari Tepi Barat jika terpilih kembali sebagai perdana menteri. Guterres mengatakan tindakan itu ilegal dan mengancam prospek perdamaian regional.

"Langkah-langkah seperti itu, jika diterapkan, akan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Mereka akan menghancurkan potensi menghidupkan kembali negosiasi dan perdamaian regional, sementara sangat merusak kelangsungan solusi dua-Negara," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/9/2019).



Sebelumnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersumpah untuk mulai menganeksasi permukiman Tepi Barat jika ia terpilih kembali dalam pemilu pekan depan.

"Hari ini, saya mengumumkan niat saya, setelah pembentukan pemerintah baru, untuk menerapkan kedaulatan Israel di Lembah Yordan dan Laut Mati utara," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi. (Baca juga: Netanyahu Bersumpah Akan Caplok Sebagian Tepi Barat)

Pemimpin Israel itu mengeluarkan pernyataan itu untuk mendapatkan suara dari kelompok garis keras Israel pada menit-menit terakhir jajak suara jelang pemilihan umum Israel pada 17 September. Jajak pendapat ini diharapkan akan menjadi persaingan ketat antara partai Likud sayap kanan Netanyahu melawan partai tengah Biru dan Putih, yang dipimpin oleh mantan Kepala militer Benny Gantz.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak