alexametrics

Turki Kecam Netanyahu Soal Janji Caplok Tepi Barat

loading...
Turki Kecam Netanyahu Soal Janji Caplok Tepi Barat
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengecam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atas pesan ilegal, melanggar hukum dan agresif dalam janji pemilihannya. Foto/Istimewa
A+ A-
ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengecam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atas pesan ilegal, melanggar hukum dan agresif dalam janji pemilihannya. Cavusoglu mengatakan, bahwa mereka adalah bagian dari negara apartheid rasis.

Netanyahu bersumpah akan mencaplok sebagian Tepi Barat, yang terdiri dari Lembah Yordan, Laut Mati utara atau bagian mana pun dari wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967, jika terpilih kembali menjadi Perdana Menteri Israel.

"Janji pemilihan Netanyahu, yang memberikan semua jenis pesan ilegal, melanggar hukum dan agresif sebelum pemilihan, adalah negara apartheid rasis," kata Cavusoglu dalam sebuah pernyataan.



"Turki akan mempertahankan hak dan kepentingan saudara-saudari Palestina kita sampai akhir," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (11/9).

Sebelumnya, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas memperingatkan bahwa semua perjanjian damai akan berakhir jika Netanyahu berusaha untuk merealisasikan janjinya. "Kami memiliki hak untuk membela hak-hak kami dan mencapai tujuan kami dengan segala cara yang tersedia, apa pun hasilnya, karena keputusan Netanyahu bertentangan dengan legitimasi internasional dan hukum internasional," ucap Abbas.




Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat. Di mana Erekat memperingatkan bahwa rencana Netanyahu untuk mencaplok bagian dari Tepi Barat yang diduduki akan mengubur setiap peluang perdamaian antara Palestina dan Israel.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak