alexametrics

Pompeo Bantah Laporan Soal AS Tarik Mata-mata dari Kremlin

loading...
Pompeo Bantah Laporan Soal AS Tarik Mata-mata dari Kremlin
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo angkat bicara mengenai laporan yang menyebut Washington telah menarik pulang seorang mata-mata yang ditempatkan di Kremlin. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo angkat bicara mengenai laporan yang menyebut Washington telah menarik pulang seorang mata-mata yang ditempatkan di Kremlin. Pompeo menyebut laporan itu benar-benar salah.

"Pelaporan ini tidak akurat secara material, pelaporan di sana secara faktual salah," kata Pompeo saat konferensi pers di Gedung Putih, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (11/9).

Sebelumnya, CNN melaporkan bahwa mata-mata yang disebut bernama Oleg Smolenkov. Ia adalah salah satu informan AS dengan peringkat tertinggi di dalam pemerintahan Rusia. Sedangkan The New York Times mengklaim ia memberikan informasi tentang dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu AS tahun 2016. Menurut CNN, dia ditarik atau diekstrak oleh CIA dari Kremlin pada 2017.



Sementara itu, Kremlin mengecilkan laporan mata-mata CIA di dalam administrasi kepresidenan Rusia. Namun mengatakan seorang pejabat yang diidentifikasi oleh media Rusia sebagai terduga "tikus" AS telah bekerja di sana, meskipun tidak memiliki akses ke Presiden Vladimir Putin.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Smolenkov telah bekerja di administrasi kepresidenan Rusia, tetapi telah dipecat pada tahun 2016 atau 2017. “Memang benar bahwa Smolenkov bekerja di administrasi kepresidenan, tetapi dia dipecat beberapa tahun yang lalu. Pekerjaannya tidak di level pejabat senior,” kata Peskov.

Peskov kemudian menuturkan, Smolenkov tidak memiliki akses langsung ke Putin. Ketika ditanya apakah Smolenkov telah menjadi agen AS atau tidak, Peskov menjawabnya dengan tawa.

"Saya tidak dapat mengonfirmasi bahwa. Saya tidak tahu apakah dia seorang agen. Saya hanya dapat mengkonfirmasi bahwa ada orang seperti itu dalam administrasi kepresidenan, yang kemudian dipecat. Semua spekulasi media AS ini tentang siapa yang secara mendesak mengekstraksi siapa dan menyelamatkan siapa dari siapa dan seterusnya - ini lebih merupakan genre fiksi pulp, membaca kejahatan, jadi mari kita serahkan pada mereka," ungkapnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak