alexametrics

Wanita Ini Gugat Cerai karena Cinta Suaminya Terlalu Besar

loading...
Wanita Ini Gugat Cerai karena Cinta Suaminya Terlalu Besar
Ilustrasi pasangan bercerai. Foto/REUTERS
A+ A-
DUBAI - Wanita pada umumnya mendambakan cinta tak ternilai dari sang suami. Namun, wanita di Uni Emirat Arab (UEA) ini justru menggugat cerai suaminya di pengadilan karena cinta sang suami terlalu besar padanya.

Mengutip Khaleej Times, pasangan yang namanya dirahasikan itu telah muncul di pengadilan Syariah di Fujairah, UEA, pekan lalu.

"Dia tidak pernah membentak saya atau menolak saya," kata wanita itu di pengadilan.



Sang suami justru memasak untuknya, membersihkan rumah untuknya dan mencintainya dengan penuh semangat. Tetapi sang istri menganggap dirinya "tercekik oleh cinta dan kasih sayang yang ekstrem".

Terlepas dari isyarat cinta sang suami, wanita itu mengklaim kebaikan suaminya telah menjadikan hidupnya seperti di "neraka". Kebaikan sang suami justru membuatnya merindukan "pertengkaran" yang ia yakini tidak mungkin terjadi dengan pasangannya yang pemaaf dan romantis.

Dia menambahkan bahwa selama satu tahun mereka sebagai pasangan yang telah menikah, mereka tidak pernah bertengkar.

"Saya butuh diskusi nyata, bahkan adu argumen," kata wanita tersebut. "Bukan kehidupan kepatuhan yang tidak merepotkan ini," ujarnya.

Sementara itu, pria tersebut percaya bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan, karena dia hanya berharap menjadi suami yang sempurna dan baik.

Kepatuhan pria itu bahkan membuatnya menderita patah kaki. Dia terluka saat berolahraga gara-gara berat badannya dikeluhkan istrinya.

Pria meminta pengadilan untuk mendesak istrinya agar mencabut gugatan cerai.

"Tidak adil untuk menilai pernikahan sejak tahun pertama," katanya. "Semua orang belajar dari kesalahan mereka."

Kasus ini kemudian ditunda. Menurut laporan media setempat, pengadilan membiarkan kesempatan bagi pasangan itu untuk memperbaiki masalah mereka sendiri.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak