alexametrics

Kelompok Houthi Serang Bandara Saudi dengan Rudal Jelajah

loading...
Kelompok Houthi Serang Bandara Saudi dengan Rudal Jelajah
Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, menyerang bandara Arab Saudi dengan rudal jelajah. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
SANAA - Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, telah menyerang bandara Abha Arab Saudi dengan rudal jelajah. Demikian laporan stasiun televisi Houthi, al-Masirah TV, mengutip pernyataan juru bicara kelompok itu.

"Rudal menargetkan pusat operasi militer dan hanggar pesawat di bandara," kata televisi itu mengutip pernyataan dari Yahya Sarea seperti disitir Xinhua, Kamis (29/8/2019).

Belum ada konfirmasi resmi dari Arab Saudi terkait serangan tersebut. Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi serangan mematikan kedua terhadap bandara Abha setelah serangan rudal jelajah Houthi pada Juni lalu melukai 26 orang.



Pada hari Rabu kemarin, pemberontak Yaman dilaporkan mengumumkan bahwa mereka telah menyerang posisi militer di Arab Saudi barat daya dengan drone bersenjata. Para pemberontak secara rutin meluncurkan serangan drone ke Arab Saudi, yang telah memberikan dukungan udara kepada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dalam pertempuran berkelanjutan melawan Houthi.

Selama beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi dilaporkan melakukan beberapa serangan drone besar-besaran terhadap bandara dan fasilitas minyak Saudi. Pada 17 Agustus, serangan pesawat tak berawak Houthi di ladang minyak Shaybah yang dikendalikan oleh Arab Saudi dilaporkan menyebabkan kebakaran di sebuah pabrik gas. Sebagai tanggapan, koalisi yang dipimpin Saudi menargetkan posisi Houthi di Yaman utara.

Yaman telah dilanda konflik bersenjata antara pasukan pemerintah, yang dipimpin oleh Presiden Abdrabuh Mansour Hadi, dan gerakan pemberontak Houthi selama beberapa tahun.

Koalisi yang dipimpin Saudi telah melakukan serangan udara terhadap Houthi atas permintaan Hadi sejak Maret 2015. Konflik telah menghasilkan krisis kemanusiaan besar-besaran di negara yang dilanda perang itu.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak