alexametrics

Tabrakan di Kapal Induk AS, 5 Pesawat Termasuk 4 Jet F/A-18 Rusak

loading...
Tabrakan di Kapal Induk AS, 5 Pesawat Termasuk 4 Jet F/A-18 Rusak
Pesawat E-2D Hawkeye dan beberapa jet tempur beroperasi geladak kapal induk USS Abraham Lincoln. Foto/US Navy/Michael Singley
A+ A-
WASHINGTON - Sebuah insiden tabrakan pesawat terjadi saat proses pendaratan di geladak kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln, di Laut Arab awal bulan ini. Lima pesawat termasuk empat jet tempur F/A-18 Super Hornet rusak.

Kecelakaan bermula ketika sebuah pesawat baling-baling E-2D Hawkeye yang hendak mendarat di geladak kapal induk tabrakan dengan dua pesawat jet tempur F/A-18 Super Hornet. Puing-puing tabrakan itu terbang dan menghantam dua jet tempur F/A-18 lainnya.

Insiden itu terjadi pada 9 Agustus 2019. "Pesawat peringatan dini taktis mendarat pukul 19.40 malam ketika menabrak dua pesawat lain dan menyebabkan puing berdampak kerusakan pada dua pesawat tambahan," kata juru bicara Armada Kelima AS, Josh Frey, kepada Military.com melalui sebuah email.



"Pendaratan pesawat dialihkan dan tiba dengan selamat di lokasi pengalihan. Tidak ada personel yang terluka," katanya. Dia tidak dapat memberikan lokasi pengalihan pendaratan karena alasan keamanan operasional.

Sebuah laporan dari Naval Safety Center menggambarkan insiden itu sebagai suatu kesalahan, yang berarti pesawat kehilangan kabel penahan dalam upaya pendaratan.

Menurut laporan tersebut, insiden itu diklasifikasikan sebagai kecelakaan Kelas A. Sebuah kecelakaan dikategorikan Kelas A pada umumnya melibatkan kematian, kerusakan parah senilai USD2 juta atau lebih, atau kerugian total pesawat.

Frey mengatakan pesawat yang terkena dampak sedang menjalani perbaikan. "Ada kerusakan kecil pada pesawat yang terlibat, yang semuanya saat ini sedang diperbaiki untuk mengembalikan pesawat pada kesiapan misi," katanya, yang dilansir Rabu (21/8/2019).

Menurut data Departemen Pertahanan AS tahun 2017, sebuah pesawat jet tempur F/A-18 E/F Super Hornet harganya USD70,5 juta.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak