Kapal Selam Inggris Dirancang dengan Software Rusia, Padahal Musuh Bebuyutan

Minggu, 04 Agustus 2024 - 12:12 WIB
loading...
A A A
Sebaliknya, WM Reply mengalihdayakan sebagian besar pekerjaan kepada pembuat kode di Belarusia dan satu orang yang bekerja dari jarak jauh dari Tomsk di Siberia, Rusia.

Pada akhir tahun 2020, staf di WM Reply khawatir menggunakan kontraktor yang berkantor pusat di musuh Inggris.

Transkrip panggilan konferensi yang diserahkan kepada penyelidik Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa perusahaan memilih untuk tidak memberi tahu Rolls Royce tentang pengalihdayaan tersebut, agar kontrak—senilai £500.000 (USD640.000)—tidak dibatalkan.

Seorang karyawan menyarankan untuk memberikan nama-nama "orang yang meninggal di Inggris" kepada para pembuat kode Belarusia, sementara yang lain menyarankan agar satu pengembang Inggris mengompilasi semua kode yang dibuat di BelarusIa dan Rusia, agar seolah-olah seluruh perangkat lunak tersebut dibuat di Inggris.

Akhirnya, Rolls Royce diberi tahu bahwa beberapa pembuat kode asing akan digunakan, tetapi perusahaan tersebut tidak diberi tahu bahwa pembuat kode ini akan berbasis di Rusia atau Belarusia, menurut dokumen yang diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Inggris.

Rolls Royce mulai menyelidiki kasus tersebut pada tahun 2021, dan penyelidikan diluncurkan di Kementerian Pertahanan tahun berikutnya, saat Inggris mendukung militer Ukraina dalam perangnya dengan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved