alexametrics

Gara-gara Bau Kentut, Sidang Parlemen Kenya Diskors

loading...
Gara-gara Bau Kentut, Sidang Parlemen Kenya Diskors
Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
NAIROBI - Perdebatan di ruang sidang parlemen yang berlangsung sengit biasanya hanya bisa dihentikan jika suasana dirasakan sudah tidak kondusif. Namun apa yang terjadi di parlemen Homa Bay Kenya mungkin sebuah anomali.

Parlemen Homa Bay tengah diwarnai perdebatan sengit tentang kios-kios pasar saat tiba-tiba terganggu oleh bau busuk. Insiden ini memicu kemarahan anggota majelis regional Kenya tersebut.

"Ketua yang terhormat, salah satu dari kita telah mencemari udara dan saya tahu siapa itu," kata Julius Gaya kepada Ketua Parlemen Homa Bay seperti dikutip dari BBC, Sabtu (10/8/2019).



Tetapi anggota parlemen yang dituduhnya kentut menjawab: "Bukan saya yang melakukannya. Saya tidak bisa melakukan hal seperti itu di depan rekan-rekan saya."

Berharap untuk membersihkan udara, Ketua Parlemen Edwin Kakach kemudian menginstruksikan anggota untuk keluar dan menskors jalanya sidang.

Laporan juga mengatakan dia meminta petugas untuk membawa penyegar udara. "Dapatkan rasa apa pun yang akan Anda temukan di kantor apa pun, apakah itu vanilla atau stroberi," ujarnya.

"Kita tidak bisa terus duduk di lingkungan yang baunya tidak enak," imbuhnya.

Namun bau kentut yang busuk itu dilaporkan sudah hilang sebelum semprotan pengharum ruangan ditemukan, membiarkan perdebatan kembali berlanjut.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak