Mesir Dituding Fleksibel dengan Pasukan Israel di Perbatasan Rafah

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:40 WIB
loading...
Mesir Dituding Fleksibel...
Mesir dituding fleksibel dengan pasukan Israel yang bertugas di perbatasan Rafah. Foto/EPA
A A A
GAZA - Mesir bergerak untuk mengizinkan tentara Israel untuk tetap berada di koridor yang membentang di sepanjang perbatasannya dengan Jalur Gaza meskipun terdapat pernyataan publik yang menentang hal tersebut.

The Times of Israel melaporkan mengutip seorang pejabat senior Israel dan pejabat kedua yang mengetahui masalah tersebut. Laporan tersebut mengatakan potensi perubahan posisi Mesir dapat mempersulit sikap Hamas dalam perundingan yang sedang berlangsung, karena kelompok tersebut menuntut agar Israel menarik diri dari Koridor Philadelphi, yang direbutnya pada bulan Mei, sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata yang dilakukan secara bertahap.

Mesir pada awalnya menggunakan peran mediasinya untuk mendorong Israel menarik diri dari koridor tersebut sebagai bagian dari kesepakatan, namun pejabat Israel mengatakan kepada The Times of Israel bahwa pemerintah Mesir telah melonggarkan upaya ini dalam beberapa minggu terakhir.

“Mereka juga tidak ingin Hamas melanjutkan penyelundupan di perbatasan,” kata pejabat Israel tentang Mesir, menjelaskan bahwa kesepakatan belum tercapai.

Potensi pergeseran posisi Mesir kemungkinan akan mempersulit posisi Hamas dalam negosiasi penyanderaan yang sedang berlangsung, karena kelompok teror tersebut menuntut agar Israel menarik diri dari Koridor Philadelphi sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata yang dilakukan.

Para perunding Israel sejak bulan Mei telah membahas penarikan diri dari perbatasan sepanjang 14 kilometer (9 mil), dengan AS memimpin diskusi trilateral dengan Israel dan Mesir mengenai pembuatan tembok bawah tanah di sepanjang koridor di selatan Jalur Gaza dan Jalur Gaza. pemasangan sistem pengawasan untuk menggagalkan penyelundupan senjata ke Gaza, kata kedua pejabat tersebut.

Namun dalam upaya memanfaatkan posisi yang semakin kuat di medan perang awal bulan ini, Netanyahu mengubah arah dan menyatakan bahwa IDF yang tersisa di Philadelphi tidak dapat dinegosiasikan.

Permintaan tersebut tampaknya bertentangan dengan proposal penyanderaan yang disetujui perdana menteri pada bulan Mei, yang membayangkan Israel menarik diri dari seluruh Jalur Gaza pada fase kedua dari tiga fase enam minggu perjanjian gencatan senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved