alexametrics

Sukses, Mantan Anak Jalanan Ethiopia Ini Ingin Bekerja Sama dengan Indonesia

loading...
Sukses, Mantan Anak Jalanan Ethiopia Ini Ingin Bekerja Sama dengan Indonesia
irektur Eksekutif IEYA, Liyuneh Tamirat, bersama rekan-rekannya unjuk kebolehan dengan bernyanyi di depan Dubes Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur. Foto/KBRI Addis Ababa
A+ A-
ADDIS ABABA - Direktur Eksekutif Inspired Ethiopia Youth Association (IEYA), Liyuneh Tamirat (26), mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama dengan mitra mereka di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kreatifitas dan program-program sosial ekonomi serta mendorong generasi muda menciptakan lapangan kerja. Liyu, panggilan akrabnya, mengaku ia dan pimpinan IEYA telah belajar banyak tentang Indonesia melalui internet.

Hal itu diungkapkannya saat makan siang bersama Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur di Wisma Indonesia Addis Ababa, Rabu (18/7/2019), bersama sejumlah pimpinan IEYA. Dalam kesempatan itu, pria yang akan menikah pada tanggal 31 Agustus mendatang dan belum pernah ke Indonesia itu meminta bantuan KBRI Addis Ababa untuk mencarikan tempat berbulan madu di Indonesia.

Banyak hal menarik dari kehidupan Liyuneh dan kawan-kawannya sebelum menjadi tokoh pemuda Ethiopia dan pimpinan IEYA. Sebelumnya, Liyuneh adalah seorang anak jalanan yang serba kekurangan. Hidup siang dan malam di jalanan Addis Ababa. Ia bahkan pernah bekerja sebagai tukang semir sepatu di pinggir dan sudut jalanan kota. Ia juga pernah menjadi kernet kendaraan umum, tukang angkat barang, dan tukang cuci piring di hotel.



Liyuneh muda yang hidup susah segera bangkit.

"Saya harus keluar dari lingkaran kehidupan yang sangat berat itu. Dengan cara yang tidak mudah tentunya. Saya melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih baik. Terakhir saya belajar di Addis Ababa Mekane Yesus School of Jazz Music," tutur Liyu dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (18/7/2019).

Sekarang Liuyuneh menjadi salah seorang pemain musik dan penyanyi muda terkenal di Ethiopia yang tampil di berbagai event penting di Addis Ababa. Penampilannya bernyanyi dan bermain musik, diantaranya dapat dilihat di youtube, https://www.youtube.com/watch?v=InBOS6_nKtQ

Seusai makan siang, Liyu dan kawan-kawannya menunjukkan kemampuan mereka bernyanyi dan bermain musik di Wisma Indonesia Addis Ababa. Aksi mereka disaksikan langsung oleh Duta Besar Al Busyra Basnur dan isteri Wenny Busyra serta sejumlah staf KBRI Addis Ababa.

Liyuneh tidak mau maju sendiri. Ia aktif mendorong sahabat-sahabatnya, anak jalanan kota Addis Ababa agar keluar dari lingkar kemiskinan. Salah satu cara yang ia tempuh adalah dengan mendirikan Inspired Ethiopia Youth Association (IEYA) yang sekarang beranggotakan ribuah orang. IEYA bertujuan untuk mencabut anak-anak dari jalanan agar menjadi orang yang mempunyai harga diri, mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

"Saat ini ada 58.000 orang anak jalanan di kota Addis Ababa," jelas Liyuneh kepada Basnur.

Setelah mengenal Indonesia melalui internet dan berbagai masukan yang disampaikan oleh Basnur, Liyuneh dan kawan-kawan ingin mengadakan hubungan dan kerja sama dengan pemuda Indonesia.

"Tentu tidak dalam bidang anak-anak jalanan Indonesia, melainkan kerja sama yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, motivasi dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk generasi muda, sesuai dengan tujuan IEYA," terang Liyu.

Sementara itu Basnur menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi terhadap semangat juang, komitmen dan kegiatan mantan anak jalanan Ethiopia yang kini sudah sukses tersebut.

"KBRI Addis Ababa akan mengadakan berbagai kegiatan, dengan menampilkan pertunjukan musik oleh mantan anak jalanan Ethiopia itu, diantaranya pada resepsi diplomatik dan bazar Indonesia," kata Basnur.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak