alexametrics

Menlu RI-Singapura Bahas Masalah Wilayah Ruang Udara

loading...
Menlu RI-Singapura Bahas Masalah Wilayah Ruang Udara
Menlu RI, Retno Marsudi menuturkan, isu mengenai FIR menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan dengan Menlu Singapura, Vivian Balakrishnan. Foto/Victor Maulana/Sindonews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, isu mengenai "Flight Information Region" atau FIR menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan.

FIR adalah wilayah ruang udara tertentu yang menyediakan layanan informasi penerbangan dan layanan peringatan (ALRS). FIR adalah pembagian ruang udara terbesar yang masih digunakan saat ini, di mana sebagian FIR Indonesia saat ini berada di bawah naungan Singapura.

"Kita bertukar pandangan mengenai masalah (FIR). Jadi intinya adalah bahwa kita sudah bicarakan, dengan Malaysia kita sudah bicara pada bulan Januari lalu, sekarang pembicaraan pada tingkat teknis antara teman-teman perhubungan dengan perhubungan di sana. Sudah terus dilakukan, perkembangan sudah ada, tapi kita masih akan bicara," ucap Retno pada Selasa (16/7).



"Untuk FIR intinya adalah bahwa diskusi secara serius dilakukan, ada perkembangan, tetapi saya belum dapat menyampaikan perkembangannya seperti apa, karena dalam waktu dekat ini Menteri Perhubungan sudah berkirim surat untuk meminta pertemuan, langsung dengan Menteri Perhuhungan Singapura untuk membahas proposal Indonesia," sambungnya.

Retno kemudian menegaskan bahwa FIR tidak ada hubunganya dengan kedaulatan. FIR, papar Retno, adalah mengenai masalah keselamatan penerbangan dan pembahasan ini juga harus melibatkan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO.

"FIR bukan isu yang terkait dengan kedaulatan, masalah ini juga bukan yang sederhana. Kita lihat dahulu dimana titik temu kita, yang dapat kita peroleh untuk jadikan basis untuk bisa maju. Tetapi, setidaknya yang terlihat adalah selama ini vakum, tidak pernah ada pembicaraan mengenai FIR dan sekarang ada perkembangan yang cukup siginfikan," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak