alexametrics

Erdogan: S-400 Tidak Lemahkan, Tapi Justru Perkuat NATO

loading...
Erdogan: S-400 Tidak Lemahkan, Tapi Justru Perkuat NATO
Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan NATO seharunya senang Turki membeli S-400 Rusia. Foto/Reuters
A+ A-
ANKARA - Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan NATO seharunya senang Turki membeli S-400 Rusia. Dia mengatakan sistem ini tidak akan melemahkan, tapi justru memperkuat aliansi tersebut.

"Jika Turki menjadi lebih kuat di bidang keamanannya, siapa yang juga akan lebih kuat? Ini akan memperkuat aliansi itu sendiri," kata Erdogan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (16/7).

Pernyataan Erdogan datang tiga hari setelah Ankara menerima kiriman pertama komponen sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, meskipun ada peringatan dari Washington bahwa langkah itu akan memicu sanksi Amerika Serikat (AS).



Sementara itu, sebelumnya Erdogan mengatakan Presiden AS, Donald John Trump memiliki wewenang untuk menyingkirkan sanksi terhadap Turki atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

"Trump memiliki wewenang untuk mengesampingkan atau menunda CAATSA," katanya kepada wartawan merujuk pada undang-undang sanksi Amerika bernama Countering America's Adversaries Through Sanctions Act.

CAATSA sebenarnya mengamanatkan penjatuhan sanksi AS terhadap Rusia, Korea Utara dan Iran atas berbagai tuduhan pelanggaran ketiga negara tersebut. Namun, dalam pelaksanaanya CAATSA diberlakukan terhadap negara-negara pembeli senjata Moskow. China telah terkena sanksi tersebut karena membeli sistem rudal S-400 dan pesawat jet tempur Su-35.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak