alexametrics

UE Dukung Ide Irak Gelar Konferensi Perdamaian Teluk

loading...
UE Dukung Ide Irak Gelar Konferensi Perdamaian Teluk
Mogherini mengatakan mendukung penuh rencana Irak untuk menggelar konferensi perdamaian di kawasan, dalam upaya mengurangi ketegangan di Teluk Persia. Foto/Reuters
A+ A-
BRUSSELS - Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE), Frederica Mogherini mengatakan mendukung penuh rencana Irak untuk menggelar konferensi perdamaian di kawasan, dalam upaya untuk mengurangi ketegangan saat ini di Teluk Persia.

Berbicara paska melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Irak, Mohammed Hakim, Mogherini mengatakan dia dan Hakim membahas tentang meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk dan adanya kebutuhan mendesak untuk menemukan peluang-peluang de-eskalasi berbasis dialog.

"Inilah sebabnya kami mendukung sepenuhnya gagasan konferensi regional yang diusulkan Irak. UE sepenuhnya mendukung itu, sepenuhnya siap untuk mendukung gagasan ini dengan segala cara yang dapat berguna," kata Mogherini.



"Kami selalu berinvestasi dalam kerja sama regional, dan kami percaya, ini adalah pengalaman kami, bahwa itu bahkan lebih penting terutama di mana ada masalah. Bahkan lebih diperlukan untuk berbicara ketika ada masalah," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (14/7).

Situasi keamanan di Timur Tengah terus menurun sejak awal Mei ketika Amerika Serikat (AS) mulai membangun kehadiran militernya di kawasan itu dalam apa yang Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton sebut pesan jelas kepada Iran.

Menurut Pentagon, sebuah kelompok yang terdiri kapal induk, rudal Patriot, pembom B-52 dan pesawat tempur F-15 dikerahkan ke wilayah tersebut.

Selain itu, kapal perusak USS Mason diperintahkan ke wilayah tersebut pada awal Juni setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman dekat Selat Hormuz. Sementara penyebab insiden itu tetap tidak diketahui, AS mengklaim bahwa Iran telah menyabotase kapal.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak