alexametrics

Kentut Kelewat Keras, Buron yang Bersembunyi Ditangkap Polisi

loading...
Kentut Kelewat Keras, Buron yang Bersembunyi Ditangkap Polisi
Para petugas polisi Clay County, Missouri, Amerika Serikat. Foto/Facebook Clay County, Missouri Sheriff
A+ A-
LIBERTY - Seorang pria yang berstatus buron atas kejahatannya di Kota Liberty, Missouri, Amerika Serikat (AS) sedang bersembunyi dari kejaran polisi. Sialnya, persembunyiannya terbongkar dan ia ditangkap gara-gara kentut terlalu keras.

Kejadian menggelikan ini diungkap Kantor Sheriff Clay County, Missoury, di Facebook. Dalam posting-nya tanggal 9 Juli 2019 yang dikutip USA Today, kantor sheriff tersebut tidak menyebutkan lokasi persembunyian sang buron.

Identitas dan jenis kasusnya juga tidak diungkap sehingga membuat banyak orang penasaran.



"Jika Anda mendapat surat perintah penangkapan atas kejahatan Anda, polisi mencari Anda dan Anda mengeluarkan gas sangat keras sehingga Anda menunjukkan tempat persembunyian, Anda pasti mengalami hari (emoji kotoran)," tulis kantor sheriff tersebut dengan menyertakan tanda pagar #ItHappened.

Di bagian komentar dari posting itu, sebuah stasiun televisi lokal meminta informasi lebih lanjut tentang kasus pria tersebut dan mendapt respons.

"Orang itu ditangkap pada akhir pekan dengan surat perintah Clay County atas kepemilikan sebuah zat. Kita harus memberikan bantuan kepada PD (Departemen Kepolisian) Liberty (Missouri). Menggunakan akal sehat untuk mengendusnya!," jawab Kantor Sheriff Clay County.

Bahkan akun Twitter resmi Kota Liberty ikut meramaikan penangkapan buron tersebut dengan men-tweet; "Departemen Kepolisian Liberty terkejut melihat insiden persembunyian yang terbongkar akibat bau kentut. Beruntung, tidak ada yang terluka saat proses penangkapannya."

Kota tersebut berterima kasih kepada kantor sheriff. "Karena menyiarkan bau kotoran orang yang dicari," lanjut akun Kota Liberty.
(mas)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak