alexametrics

Palestina: Kami Akan Bicara dengan AS Jika Terima Solusi Dua Negara

loading...
Palestina: Kami Akan Bicara dengan AS Jika Terima Solusi Dua Negara
Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh. Foto/Istimewa
A+ A-
YERUSALEM - Palestina siap duduk satu meja dengan Amerika Serikat (AS) jika Washington setuju untuk mematuhi referensi perdamaian internasional. Hal itu diungkapkan juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Pernyataan itu dikeluarkan Rudeineh menanggapi pernyataan pejabat AS tentang proses perdamaian Palestina-Israel.

"PLO menegaskan bahwa mereka tidak pernah menolak negosiasi atau inisiatif apa pun untuk mencapai perdamaian Palestina-Israel berdasarkan solusi dua negara di perbatasan 4 Juni 1967, dan dalam kerangka resolusi legitimasi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab, yang menganggap Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan,"ujarnya seperti dikutip dari kantor berita Palestina, Wafa, Jumat (12/7/2019).



Palestina memboikot AS setelah Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada bulan Desember 2017, yang kemudian disusul dengan pemindahan kedutaan besar ke kota tersebut. Palestina juga menolak AS sebagai mediator perdamaian karena dianggap bias.

Palestina berencana menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota jika nantinya merdeka dalam konsep dua negara yang hidup berdampingan. Sedangkan Israel menilai Yerusalem sebagai bagian yang tidak terpisahkan.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak