alexametrics

Slovenia Siap Akui Negara Palestina

loading...
Slovenia Siap Akui Negara Palestina
Menteri Luar Negeri Slovenia Miro Cerar dan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Malki di Ibu Kota Slovenia, Ljubljana. Foto/Istimewa
A+ A-
LJUBLJANA - Menteri Luar Negeri Slovenia Miro Cerar mengatakan negara itu siap mengakui Negara Palestina begitu sekelompok negara anggota anggota Uni Eropa siap melakukannya. Hal itu diungkapkannya saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Malki di Ibu Kota Slovenia, Ljubljana.

Cerar mengatakan bahwa ada konsensus di Slovenia mengenai masalah pengakuan Negara Palestina. Ia juga mengatakan pemerintahnya bersedia untuk mengembangkan hubungan bilateral dengan Palestina di semua bidang, terutama di bidang ekonomi.

Dia menekankan bahwa posisi Slovenia tegas dan tidak akan berubah, dan Pemerintah Slovenia akan terus mendukung Palestina, terutama Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) seperti dikutip dari kantor berita Palestina, Wafa, Kamis (11/7/2019).



Pada gilirannya, Malki memberi penjelasan singkat kepada mitranya dari Slovenia tentang perkembangan terakhir di kawasan Timur Tengah, khususnya yang berkaitan dengan masalah Palestina dan apa yang disebut kesepakatan abad ini, serta efek negatif dari konferensi Bahrain yang diadakan bulan lalu.

Malki, yang mengadakan tur ke sejumlah negara Eropa Tengah, menekankan pentingnya mengembangkan hubungan bilateral dengan Slovenia di berbagai bidang sebagai negara sahabat dan pendukung Palestina. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan komite menteri bersama dalam kerangka kerja ini dan mengundang para pengusaha dari kedua negara untuk bertemu di sela-sela komite ini.

Malki juga berterima kasih kepada Slovenia atas sikap positif dan dukungannya terhadap pemerintah serta rakyat Palestina, terutama di forum internasional, dukungan berkelanjutan untuk proyek-proyek pembangunan dan UNRWA.

Kedua pihak membahas pengakuan Negara Palestina dan pentingnya dalam memperkuat posisi Palestina dalam upayanya mencapai solusi perdamaian permanen.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak