Rusia Tuding Ukraina Gunakan Senjata Kimia di Medan Perang
Jum'at, 19 Juli 2024 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai pelanggaran Konvensi Senjata Biologi, Ryabkov menyatakan selama konflik yang berlangsung hampir dua setengah tahun, militer Rusia telah mengumpulkan "materi yang komprehensif dan ekstensif yang menunjukkan kedalaman penuh kerja sama antara Washington dan Kiev di bidang ini."
Dia menggambarkan dugaan pelanggaran tersebut sebagai "tidak dapat diterima" dan mengatakan pelanggaran tersebut dikecam tidak hanya oleh Rusia, tetapi juga oleh banyak anggota masyarakat internasional.
Pada saat yang sama, Ryabkov mengatakan Moskow belum dapat memperoleh jawaban yang jelas tentang kekhawatirannya dari Ukraina dan para pendukungnya dari Barat.
OPCW mendefinisikan senjata kimia sebagai "bahan kimia yang digunakan untuk menyebabkan kematian atau bahaya yang disengaja melalui sifat-sifat racunnya," yang dapat disebarkan melalui bom, peluru artileri, atau alat pengiriman lainnya.
Komentar Ryabkov muncul setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka telah menemukan laboratorium kimia Ukraina, yang terletak tidak jauh dari kota Donbass, Avdeevka, yang direbut pasukan Rusia, yang tampaknya digunakan untuk memproduksi hidrogen sianida yang sangat beracun.
Dia menggambarkan dugaan pelanggaran tersebut sebagai "tidak dapat diterima" dan mengatakan pelanggaran tersebut dikecam tidak hanya oleh Rusia, tetapi juga oleh banyak anggota masyarakat internasional.
Pada saat yang sama, Ryabkov mengatakan Moskow belum dapat memperoleh jawaban yang jelas tentang kekhawatirannya dari Ukraina dan para pendukungnya dari Barat.
OPCW mendefinisikan senjata kimia sebagai "bahan kimia yang digunakan untuk menyebabkan kematian atau bahaya yang disengaja melalui sifat-sifat racunnya," yang dapat disebarkan melalui bom, peluru artileri, atau alat pengiriman lainnya.
Komentar Ryabkov muncul setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka telah menemukan laboratorium kimia Ukraina, yang terletak tidak jauh dari kota Donbass, Avdeevka, yang direbut pasukan Rusia, yang tampaknya digunakan untuk memproduksi hidrogen sianida yang sangat beracun.
Lihat Juga :