Pasifik Jadi Medan Adu Kuat Kapal Induk AS dan China, Ini Titik Lokasinya

Jum'at, 19 Juli 2024 - 11:56 WIB
loading...
A A A
Kapal ini melakukan kunjungan pelabuhan selama tiga hari ke Pangkalan Angkatan Laut Guam hingga 22 Juni dan terdeteksi berlayar di Samudra Pasifik Timur pada Rabu lalu.

USNI News, yang dijalankan oleh Institut Angkatan Laut AS, melaporkan pada 15 Juli bahwa USS Ronald Reagan sedang berada di wilayah operasi Armada Ketiga. Ia akan menuju ke negara bagian Washington akhir tahun ini untuk pemeliharaan terjadwal.

USS George Washington akan menggantikan USS Ronald Reagan sebagai kapal induk yang dikerahkan ke Jepang. USS Ronald Reagan tiba di Pangkalan Udara Angkatan Laut Pulau Utara di San Diego pada 10 Juli, kata Angkatan Laut AS.

3. USS Abraham Lincoln (Samudra Pasifik Timur)


Foto-foto Departemen Pertahanan AS menunjukkan USS Abraham Lincoln telah meninggalkan Pangkalan Udara Angkatan Laut Pulau Utara pada 11 Juli dan sedang berlayar di wilayah operasi Armada Ketiga, di Pasifik Timur, pada Senin lalu.

USS Abraham Lincoln memulai pengerahan yang dijadwalkan di Pasifik pada 11 Juli, menurut USNI News keesokan harinya, mengutip pejabat Angkatan Laut AS.

4. USS Nimitz (Samudra Pasifik Timur)


Gambar yang dirilis oleh Pentagon menunjukkan USS Nimitz tiba di Pangkalan Udara Angkatan Laut Pulau Utara pada 11 Juli dan berangkat keesokan harinya. Ia sedang berlayar di wilayah operasi Armada Ketiga pada Rabu.

Kapal Induk China

1. CNS Shandong (Samudra Pasifik Barat)


CNS Shandong milik Angkatan Laut China dan kelompok tempurnya telah beroperasi di Laut Filipina sejak 9 Juli, menurut Kantor Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang.

Posisi terakhir kelompok tempur kapal induk tersebut yang diketahui adalah sekitar 270 mil selatan Miyako, di kepulauan barat daya Jepang, pada hari Senin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved