alexametrics

Khamenei Disanksi AS, Menlu Iran: Mereka Haus Perang!

loading...
Khamenei Disanksi AS, Menlu Iran: Mereka Haus Perang!
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif. Foto/Istimewa
A+ A-
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran menyerang kelompok hawkish dalam pemerintahan Trump lewat serangkaian cuitannya di Twitternya. Hal itu dilakukan setelah serangkaian sanksi dijatuhkan kepada para pejabat Teheran, termasuk pemimpin spiritual tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

"@realDonaldTrump 100% benar bahwa militer AS tidak memiliki bisnis di Teluk Persia. Penarikan pasukan AS sepenuhnya sejalan dengan kepentingan AS dan dunia," cuit Mohammad Javad Zarif.

"Tapi sekarang jelas bahwa #B_Team tidak peduli dengan kepentingan AS - mereka membenci diplomasi, dan haus akan perang," sambungnya seperti dilansir dari The Hill, Selasa (25/6/2019).



Zarif secara khusus memanggil kelompok yang ia sebut sebagai "Tim B," termasuk penasihat keamanan nasional John Bolton, Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Pangeran Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed.

Pemerintahan Trump pada hari Senin mengumumkan sanksi tambahan terhadap para pejabat Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Para pejabat mengatakan pemerintah juga akan menjatuhkan sanksi kepada Zarif akhir pekan ini.

Sanksi baru yang menargetkan para pemimpin Iran menandai perubahan dalam strategi pemerintahan AS di bawah Trump sejak ia menarik diri dari perjanjian nuklir Iran era Obama tahun lalu.

AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi dengan menargetkan sektor minyak dan logam Iran, serta Garda Revolusi Islam, dalam upaya menghambat ekonomi negara itu.

Ketegangan antara AS dan Iran meroket setelah jatuhnya pesawat pengintai AS. Kedua negara berbeda pendapat apakah drone itu berada di wilayah udara Iran atau di atas perairan internasional.

Presiden Trump pada hari Jumat mengkonfirmasi bahwa militer AS telah "mengokang dan mengisi" untuk membalas Iran setelah insiden pesawat tak berawak, tetapi dibatalkan pada menit terakhir.

Baca juga: Trump Izinkan AS Gempur Iran, tapi Tiba-tiba Dibatalkan

AS juga menuduh Teheran membom dua tanker minyak asing di Teluk Oman. Namun Iran membantah terlibat dalam kejadian itu.

Beberapa anggota parlemen menuduh pemerintahan Trump memperburuk situasi.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak