PM Hongaria Orban Bertemu Trump Bahas Misi Perdamaian Ukraina

Jum'at, 12 Juli 2024 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Calon presiden terdepan dari Partai Republik itu menanggapi Orban, menulis di jaringan Truth Social, "Terima kasih Viktor. Harus ada PERDAMAIAN, dan segera. Terlalu banyak orang yang tewas dalam perang yang seharusnya tidak pernah dimulai!”

Orban sebelumnya memuji Trump sebagai “orang yang cinta damai,” yang di bawah pengawasannya AS “tidak memulai satu perang pun.”

Trump telah berulang kali berjanji mengakhiri konflik Ukraina dalam waktu 24 jam jika terpilih.

Sementara rincian rencana ini masih samar-samar, pekan lalu Politico melaporkan, mengutip sumber, bahwa Trump dapat mencapai kesepakatan di mana “NATO berkomitmen untuk tidak melakukan ekspansi lebih lanjut ke arah timur,” khususnya ke Ukraina dan Georgia sambil mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin “mengenai seberapa banyak wilayah Ukraina yang dapat dikuasai Moskow.”

Selama kunjungannya ke Kiev, pemimpin Hongaria itu meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyetujui gencatan senjata dengan Rusia, usulan yang ditolak oleh Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Berita Terkini
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Protes Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved