alexametrics

Dicoret dari Proyek F-35 karena Beli S-400, Turki Bakal Tuntut AS

loading...
Dicoret dari Proyek F-35 karena Beli S-400, Turki Bakal Tuntut AS
Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan menyatakan telah membeli sistem pertahanan S-400 buatan Rusia. Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian
A+ A-
ISTANBUL - Presiden Turki, Recep Tayyep Erdogan mengatakan, Ankara telah membeli sistem pertahanan S-400 dari Rusia dan berharap sistem itu akan dikirim pada bulan Juli mendatang. Pernyataan terbaru Erdogan ini diyakini akan meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

Turki dan AS terlibat perdebatan sengit selama berbulan-bulan terkait keputusan Ankara memboyong S-400, yang dinilai tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO.

"Turki telah membeli sistem pertahanan S-400. Ini adalah kesepakatan yang telah dilakukan. Saya berharap sistem ini akan dikirim ke negara kita bulan depan," kata Erdogan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/6/2019).



Berbicara pada pertemuan anggota Partai AK-nya, Erdogan juga mengatakan Turki akan meminta pertanggungjawaban siapa pun yang mengeluarkan Turki dari program F-35.

Sebelumnya pada pekan lalu, pejabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan menguraikan bagaimana Turki akan ditarik keluar dari program jet tempur F-35 kecuali Ankara mengubah arah dari rencananya untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban atas pengecualian Turki dari program F-35 di setiap platform atas alasan yang tidak jelas atau legitimasi," kata Erdogan. Dia mencatat bahwa Turki juga merupakan mitra manufaktur dalam program ini.

Erdogan juga mengatakan dia ingin membicarakan masalah ini dengan AS via telepon, sebelum ia bertemu dengan Presiden Donald Trump di Osaka, Jepang pada akhir bulan ini.

Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya berencana untuk mengirimkan S-400-nya ke Turki pada bulan Juli, yang bakal mempercepat AS mewujudkan ancamannya untuk menjatuhkan sanksi kepada Ankara jika negara itu melanjutkan kesepakatan tersebut.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak