alexametrics

Lavrov Desak Rusia-AS Teken Deklarasi Hindari Perang Nuklir

loading...
Lavrov Desak Rusia-AS Teken Deklarasi Hindari Perang Nuklir
Lavrov mengatakan, Moskow dan Washington harus secepatnya membuat deklarasi menyatakan bahwa penggunaan senjata nuklir tidak dapat diterima. Foto/Tass
A+ A-
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Moskow dan Washington harus secepatnya membuat deklarasi menyatakan bahwa penggunaan senjata nuklir tidak dapat diterima.

Berbicara dalam forum internasional, Primakov Readings, Lavrov mengatakan pemimpin Rusia dan Amerika Serikat (AS) harus segera menggelar pembicaraan mengenai masalah ini, untuk mencegah adanya perang nuklir.

"Dari perspektif politik, sangat penting bahwa Rusia dan AS menenangkan seluruh dunia dan mengeluarkan pernyataan bersama pada tingkat tinggi bahwa tidak akan ada kemenangan dalam perang nuklir dan penggunaan senjata nuklir tidak dapat diterima," kata Lavrov, seperti dilansir Tass pada Selasa (11/6).



Diplomat senior Rusia ingat, bahwa para pemimpin AS dan Uni Soviet sebelumnya telah membuat pernyataan seperti itu. "Kami tidak mengerti mengapa mereka tidak dapat mengkonfirmasi kembali posisi ini sekarang. Usulan kami sedang dipertimbangkan oleh pihak AS," sambungnya.

Di kesempatan yang sama, Lavrov turut mengomentari mengenai pernyataan Pentagon baru-baru ini. Pentagon menyerukan adanya dialog dengan Rusia, China dan Korea Utara (Korut) untuk mengurangi risiko aksi pertempuran dengan senjata nuklir, tanpa adanya provokasi oleh AS terlebih dahulu.

Lavrov mengatakan, dia merasa aneh dengan apa yang disampaikan Pentagon. "Hal itu dikatakan oleh badan militer negara yang doktrin nuklir terbarunya telah secara signifikan menurunkan ambang batas penggunaan senjata nuklir," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak