alexametrics

Pakistan Mengaku Siap Tengahi Ketegangan AS-Iran

loading...
Pakistan Mengaku Siap Tengahi Ketegangan AS-Iran
Pakistan mengaku khawatir dengan ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Foto/Istimewa
A+ A-
ISLAMABAD - Pakistan mengaku khawatir dengan ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Islamabad menuturkan, mereka siap menengahi pembicaraan antara Washington dan Teheran untuk membantu meredam ketegangan.

"Jika diperlukan, Pakistan siap memainkan peran konstruktif dan positif dalam hal ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan. Mohammad Faisal dalam jumpa pers di Islamabad, seperti dilansir Al Jazeera pada Jumat (24/5).

Faisal mengatakan, Pakistan menentang eskalasi kekerasan dan ingin menghindari konflik skala besar di Timur Tengah. “Pakistan mendukung dialog dalam semua situasi. Jika ada masalah, itu harus diselesaikan melalui dialog damai dan negosiasi," ungkapnya.



Sementara itu, sebelumnya Dewan Keamanan Nasional Iran, mengatakan Teheran tidak akan mengadakan pembicaraan dengan AS dalam keadaan apa pun sementara hak-hak Iran tidak dihormati.

"Kami telah mengatakan dengan jelas, selama hak-hak bangsa kami tidak terpenuhi, selama kata-kata tidak berubah menjadi tindakan, jalan kami akan tetap sama seperti sekarang. Tidak akan ada pembicaraan dalam kondisi apa pun," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Iran, Keyvan Khosravi.

Khosravi mengatakan, ada peningkatan dalam delegasi resmi yang melakukan perjalanan ke Teheran dari berbagai warga negara, meskipun kebanyakan dari mereka datang atas nama Amerika.

Pernyataan itu tampaknya merujuk pada kunjungan Menteri Luar Negeri Oman Yusef Bin Alavi tiba di Teheran pada hari Senin lalu dan kemudian diikuti oleh direktur politik Kementerian Luar Negeri Jerman Jens Plotner pada hari Kamis ini.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak