alexametrics

Rusia Tidak Terima AS Ultimatum Turki Soal Kesepakatan S-400

loading...
Rusia Tidak Terima AS Ultimatum Turki Soal Kesepakatan S-400
Rusia mengecam ultimatum AS kepada Turki terkait kesepakatan S-400. Foto/Istimewa
A+ A-
MOSKOW - Rusia mengutuk ultimatum Amerika Serikat (AS) kepada Turki yang dirancang untuk memaksa Ankara membatalkan perjanjian pembelian sistem rudal S-400 dan membeli baterai Patriot. Rusia menyebut ultimatum itu tidak dapat diterima.

Sebelumnya, CNBC melaporkan bahwa AS memberikan Turki waktu dua minggu untuk membatalkan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia atau akan menghadapi sanksi dari AS.

Baca juga: AS Ultimatum Turki Dua Minggu untuk Batalkan Pembelian S-400



"Kami menganggap ini sangat negatif," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov ketika ditanya tentang laporan CNBC oleh wartawan.

"Kami menganggap ultimatum seperti itu tidak dapat diterima dan kami akan melakukan banyak pernyataan yang dibuat oleh perwakilan kepemimpinan Turki - dipimpin oleh Presiden (Recep Tayyip) Erdogan - bahwa kesepakatan S-400 sudah lengkap dan akan dilaksanakan," imbuhnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (23/5/2019).

Keinginan Turki untuk membeli S-400 telah semakin menegangkan hubungan yang sudah tegang dengan AS. Washington telah berulang kali memperingatkan Ankara tentang risiko, termasuk sanksi, jika hal itu diteruskan.

Turki dan AS telah berselisih dalam beberapa bidang, termasuk keputusan Ankara untuk membeli S-400, yang tidak dapat diintegrasikan ke dalam sistem NATO. Washington mengatakan kesepakatan dengan Rusia, jika terus berlanjut, akan membahayakan peran Turki dalam membangun dan membeli jet tempur Lockheed Martin F-35.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak