alexametrics

Portugal Ciduk Belasan Anggota Geng Motor Hells Angels

loading...
Portugal Ciduk Belasan Anggota Geng Motor Hells Angels
Polisi Portugal tangkap 17 anggota geng motor Hells Angels atas dugaan kegiatan kejahatan terorganisir. Foto/Istimewa
A+ A-
LISBON - Polisi Portugal menangkap 17 anggota klub sepeda motor Hells Angels pada Selasa waktu dengan dugaan kegiatan kejahatan terorganisir. Demikian pernyataan yang dikeluarkan pihak berwenang setempat.

"Sekitar 150 petugas, termasuk personel anti-terorisme, mengambil bagian dalam penggerebekan di rumah-rumah dan perusahaan komersial di seluruh Portugal," Polisi Kehakiman (PJ) Portugal mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/5/2019).

Saluran TV SIC Portugal melaporkan rumah-rumah digeledah di ibu kota Lisbon, sebelah utara negara itu dan Algarve di selatan tempat ribuan pengendara motor berkumpul setiap tahun untuk acara sepeda motor internasional.



Pihak kepolisian Portugal membenarkan 17 pria anggota Hells Angels dan berusia antara 29 dan 52 ditahan dan diperkirakan akan dihadirkan di pengadilan pada hari Rabu waktu setempat. Mereka didakwa dengan asosiasi kriminal, yang di Portugal diancam dengan hukuman hingga lima tahun penjara.

Satu penyelidikan polisi telah berfokus pada insiden Maret 2018 di mana anggota Hells Angels diduga menyerang geng motor pesaingnya dan terasosiasi dengan kelompok neo-Nazi sebagai bagian dari perang akar rumput untuk mengendalikan senjata ilegal dan perdagangan narkoba.

Lusinan pengendara sepeda motor Hells Angels ditangkap empat bulan kemudian dan digambarkan oleh polisi Portugal sebagai kelompok "sangat berbahaya" dengan catatan kriminal yang panjang dan keterlibatan dalam kejahatan terorganisir dengan kekerasan.

Klub Motor Hells Angels dibentuk di Amerika Serikat pada tahun 1948 dan memiliki cabang di seluruh dunia, termasuk di Portugal sejak tahun 2002. Klub yang berbasis di AS itu tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak