alexametrics

Secara Tersirat, Trump Akui Tidak Ada Ancaman Iran

loading...
Secara Tersirat, Trump Akui Tidak Ada Ancaman Iran
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara tersirat mengakui bahwa tidak ada ancaman dari Iran. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara tersirat mengakui bahwa tidak ada ancaman dari Iran. Ancaman dari Teheran, khususnya terhadap kepentingan AS, menjadi alasan Washington mengirimkan kapal induk dan bomber ke Timur Tengah.

"Kami tidak memiliki indikasi bahwa sesuatu terjadi atau akan terjadi. Tetapi jika itu terjadi, itu akan dipenuhi dengan kekuatan besar. Kami tidak punya pilihan," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Trump, seperti dilansir PressTV pada Selasa (21/5), kemudian mengatakan, dia bersedia terlibat dalam negosiasi dengan Iran. Dia menyebut, saat ini keputusan ada di tangan Iran, apakah mereka mau berbicara dengan AS atau tidak.



"Jika mereka menelepon, kami pasti akan bernegosiasi. Tetapi, itu akan menjadi tanggung jawab mereka. Saya hanya ingin mereka memanggil jika mereka sudah siap. Jika mereka tidak siap, mereka tidak perlu repot," katanya.

Sebelumnya, Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, AS telah berkali-kali mengajak Teheran untuk melakukan pembicaraan. Namun, papar Rouhani, permintaaan itu selalu ditolak.

Rouhani menuturkan, AS setidaknya telah delapan kali mengajukan penawaran untuk melakukan pembicaraan kepada Teheran. Bukan hanya itu, Rouhani juga menyebut ada sejumlah kepala negara yang menawarkan diri menjadi penengah pembicaraan AS dan Iran.

"Kementerian Luar Negeri AS mengirim permintaan kepada kami sebanyak delapan kali (untuk melakukan pembicaraan), tetapi hari ini bukan waktunya untuk negosiasi sama sekali, tetapi perlawanan dan ketabahan," ungkap Rouhani.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak