alexametrics

Perang AS dan Iran akan Jadi Akhir dari Irak

loading...
Perang AS dan Iran akan Jadi Akhir dari Irak
Ulama Syiah terkemuka Irak, Muqtada al-Sadr memperingatkan agar tidak menyeret Irak ke dalam kemungkinan konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Foto/Istimewa
A+ A-
BAGHDAD - Ulama Syiah terkemuka Irak, Muqtada al-Sadr memperingatkan agar tidak menyeret Irak ke dalam kemungkinan konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Dia mengatakan, jika Irak terseret dalam perang tersebut, maka ini bisa menjadi akhir dari Negeri 1001 malam itu.



"Perang antara Iran dan AS akan menjadi akhir dari Irak. Setiap pihak yang akan menyeret Irak ke dalam perang dan mengubahnya menjadi tempat konflik akan menjadi musuh rakyat Irak," kata Muqtada.





"Saya menentang upaya untuk menyeret Irak ke perang ini dan menjadikannya tempat untuk konflik Iran-AS," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (20/5).



Sementara itu, sebelumnya mantan Direktur CIA, David Petraeus memperingatkan Iran bahwa mereka harus sangat berhati-hati dalam memberikan tanggapan terhadap kampanye tekanan AS dalam beberapa bulan terakhir.



Dia mengatakan, Iran memiliki keputusan untuk membuat sejumlah pendekatan terhadap AS dari sekarang hingga pemilihan umum berikutnya pada November 2020, di mana, seperti yang Teheran harapkan, kampanye tekanan AS akan mereda. Petraeus, pendekatan yang salah akan memiliki dampak yang serius untuk Iran.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak